LANGIT7.ID, Jakarta -
HF Gold menjadi salah satu pelopor cash on delivery (COD) produk
emas. Dalam melakukan transaksinya, HF Gold menggunakan landasan yang sesuai dengan syariat Islam.
CEO HF Gold, Hadi Abdi Permana mengatakan, HF Gold sendiri telah dikonsepkan sejak dua tahun lalu. Hingga pada Desember 2021 HF Gold menjalankan konsep bisnis B2B, dan sebulan kemudian mampu mengantarkan 40 emas per harinya.
"Banyak mitra yang masuk, sebulan bisa 60-an, tapi yang diambil satu. Jadi kami seleksi dulu mitra, sekarang ada di Tasik, Makassar, Balikpapan, Bogor dan Pekanbaru," kata Hadi kepada Langit7, Rabu (15/6/2022).
Menurutnya, kehadiran HF Gold Puzzle ini juga merupakan solusi yang dihadirkan bagi kaum milenial dan Z. Pasalnya, mereka yang hidup melekat dengan informasi digital dikatakan cukup sulit menyaring kebenaran.
Baca Juga: Keuntungan Menabung Emas, HF Gold Tawarkan Sistem Full Syariah"Jadi sekarang GenZ itu dalam keadaan yang sangat berbahaya, karena informasi di luar itu banyak dan sangat manis. Mereka gak kuat basic dan gak paham syariat. Generasi Z dan milenial ini harus diselamatkan," katanya.
Untuk itu, HF Gold sendiri menghadirkan konsep investasi yang memiliki wujud fisik. Dengan begitu, para investor akan lebih mendapati kejelasan terhadap produknya.
"Saya lebih suka beli kambing ketimbang saham. Sebab kambing jelas fisiknya dan tidak ada riba. Kalau saham, saya tidak tahu ada unsur ribawi atau tidak. Jadi investasi ini harus selalu ada fisiknya," jelasnya.
Di HF Gold, kata dia, tidak tampak seperti jualan emas, melainkan lebih kepada cara menabung dengan menggunakan emas. Hal itu dikarenakan produk emas yang dinilai lebih baik ketimbang instrumen lainnya.
(bal)