Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 07 Mei 2026
home sports detail berita

Palestina Lolos Piala Asia 2023, Berprestasi di Tengah Pendudukan Israel

Muhajirin Rabu, 15 Juni 2022 - 19:30 WIB
Palestina Lolos Piala Asia 2023, Berprestasi di Tengah Pendudukan Israel
Tim Nasional Palestina bergembira setelah menang 4-0 atas Filipina (foto: pwdnutrition)
LANGIT7.ID - Timnas Palestina berhasil mengamankan tempatnya dalam laga Piala Asia 2023 mendatang. Kepastian tersebut didapatkan setelah berhasil mengalahkan Filipina dengan skor 4-0 dalam laga penyisihan Grup Q Kualifikasi Piala Asia 2023 di MFF Stadium, Ulaanbaatar, Mongolia, pada Selasa (14/6/2022).

Prestasi Timnas Palestina lolos ke Piala Asia tahun ini merupakan yang ketiga. Pertama kali mereka lolos ke turnamen internasional itu pada 2015 dan kedua kalinya pada 2019. Prestasi ini sangat mengesankan, mengingat bangsa tersebut masih terus dibelenggu oleh penjajahan Israel.

Palestina merupakan negara kecil yang wilayahnya semakin kecil akibat pendudukan Israel. Tapi, Palestina punya pendukung yang tersebar di seluruh dunia. Itu tidak terlepas dari hubungan emosional umat Islam dengan Masjid Al-Aqsa yang berada di Al-Quds, Palestina.

Baca Juga: Libas Nepal 7-0, Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023

Palestina menjadi simbol perjuangan bagi banyak orang. Selama puluhan tahun, wilayah Palestina semakin mengecil seiring pencaplokan yang dilakukan Israel. Pencaplokan yang disertai kekerasan itu memancing simpatik untuk melakukan gerakan perlawanan di berbagai negara.

Palestina lolos ke Piala Asia menjadi kegembiraan tersendiri. Itu karena pendudukan Israel membuat perjalanan untuk pertandingan sepakbola menjadi sebuah mimpi buruk. Pemain-pemain Palestina juga kebanyakan berasal dari negara-negara yang berjauhan seperti Chile, Kanada, dan Swedia.

Namun, entah bagaimana, Palestina berhasil lolos ke Piala Asia untuk kedua kalinya sejak tahun 1998, ketika mereka menjadi negara anggota FIFA. Pencapaian ini tentu sangat luar biasa. Bisa dibilang, mereka adalah kuda hitam, sama seperti Irak saat menjuarai Piala Asia 2007.

Timnas Palestina menjadi salah satu negara yang sudah mendulang berbagai prestasi di level internasional. Pada 2021 lalu, Palestina menempati peringkat 99 dalam daftar peringkat dunia FIFA.

Capaian tersebut berarti kenaikan dari posisi sebelumnya 102 yang terdaftar selama periode pelaporan terakhir di daftar yang sama.

Sepakbola menjadi ajang banyak warga Palestina menunjukkan eksistensi negaranya, Tidak jarang mereka juga berprestasi dan mampu mengalahkan tim-tim kuat.

Sejarah Sepakbola Palestina


Asosiasi Sepakbola Palestina (PFA) berdiri sejak 1928. Namun, FIFA baru mengakuinya pada 1998. Pada waktu yang sama, PFA juga diakui oleh Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

Asosiasi sepakbola terbagi menjadi dua divisi, yakni Divisi West Bank dan Divisi Gaza Strip. Setiap divisi memiliki 12 klub. Dalam perkembangannya, PFA membentuk liga sepakbola untuk perempuan sejak 11 Februari 2011.

Puncak pencapaian Timnas Palestina saat menjuarai AFC Challenge Cup 2014 di Nepal. AFC Challenge Cup merupakan kompetisi sepakbola internasional yang mempertemukan negara-negara berkembang.

Kemudian, Palestina berhasil mencapai babak semifinal pada ajang West Asian Games (WAG) 2002. WAG merupakan ajang olahraga empat tahunan untuk negara Asia Barat, seperti Bahrain, Iran, Iraq, Yordania, Kuwait, Lebanon, hingga Palestina.

Selain itu, pada ajang Pan Arab Games, Palestina menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan. Pada 1965, mereka mencapai Babak semifinal. Pada 1999, Palestina berhasil meraih peringkat ketiga. Menyusul 2011, mereka hanya berhasil mencapai Babak semifinal.

Baca Juga: Didesak Klub Palestina, Lionel Messi Cs Batalkan Pertandingan Lawan Israel

Mengutip tulisan Issam Khalidi pada Sports and Aspirations: Football in Palestine, 1900-1948, kesebelasan yang mengatasnamakan Timnas Palestina pertama kali terbentuk pada Maret 1931. Kala itu, mereka akan bertanding melawan tim dari Universitas Beirut Amerika.

Hadirnya pemain pilihan kala itu diprediksi menjadi tim sepakbola terkuat dibanding tim pilihan Israel dan Inggris yang masih memiliki pengaruh di sana.

Namun, banyak atlet sepakbola Palestina meninggal dunia memasuki awal 1948. Para pemain menjadi korban bom yang dilontarkan oleh zionis Israel. Salah satunya, Zaki al-Darhalj sebagai sayap kiri Timnas Palestina.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 07 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)