LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Maluku dengan kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta meter kubik. Bendungan ini ditargetkan akan rampung pada 2024 mendatang.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan bendungan akan diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. Dengan begitu, bendungan yang dibangun dapat segera dimanfaatkan sebab dipastikan airnya mengalir sampai ke pesawahan milik petani.
"Pengelolaan sumber daya air dan irigasi terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan. Di samping itu kehadiran bendungan juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal," kata Basuki dalam keterangannya Rabu (15/6/2022).
Baca juga: Menteri PUPR Tekankan Nilai Estetika dalam Pembangunan Jalan TolMenurutnya, progress pembangunan Bendungan Way Apu telah mencapai 36,5 persen di mana infrastruktur dengan luas daerah genangan mencapai 235,10 hektar akan menjadi bendungan multifungsi bagi masyarakat Maluku.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku, Marva Rania Ibnu menyampaikan bahwa pembangunan Bendungan Wa Apu sebagai infrastruktur penyediaan air baku, air irigasi juga berfungsi sebagai pengendali banjir dan PLTA untuk kurang lebih 8.750 rumah di Maluku.
"Bendungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Maluku terutama dalam hal ketersediaan air irigasi seluas 10 ribu hektare, tersedianya air baku dengan debit 0,5 meter kubik per detik, kemampuan mereduksi banjir sebesar 557 meter kubik per detik, pembangkit listrik sebesar 8 megawatt yang mampu menerangi kurang lebih 8.750 rumah," ungkapnya.
Baca juga: Bendungan Semantok Akan Tingkatkan Suplai Air Irigasi di NganjukTak hany itu, Marva juga mengharapkan keberadaan Bendungan Way Apu untuk ke depannya dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata baru bagi masyarakat sekitar sehingga dinilai akan menumbuhkan perekonomian daerah.
(sof)