LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong Desa Wisata Airmadidi Bawah Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara menjadi desa wisata unggulan dalam Kawasan Destinasi Super Prioritas Likupang.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf mengatakan pengembangan Desa Wisata Airmadidi Bawah memiliki beradam potensi yang bisa dikembangkan sebagai salah satu desa wisata unggulan.
"Banyak potensi yang daat dikembangkan seperti Tumatenden, Kolam Mata air Bidadari, dan Taman Purbakala Waruga," kata Vinsensius dalam keterangannya dikutip Kamis (23/6/2022).
Menurut Vinsensius dengan potensi tersebut, Desa Wisata Airmadidi Bawah akan menjadi tujuan wisata baru yang masuk dalam destinasi Super Prioritas Likupang .
Baca juga: Telaga Biru Semin Jadi Spot Wisata Tersembunyi di YogyakartaSementara itu, Direktur Destinasi Regional II Kemenparekraf, Wawan Gunawan menjelaskan bahwa pengembangan Desa Wisata Airmadidi Bawah membutuhkan sinergi dari stakeholder.
"Melalui sinergisitas pengembangan desa wisata berbasis inovasi, adaptasi, dan kolaborasi program-program dari K/L lain bisa menciptakan destinasi yang berkuaitas, terintegritas, dan berkelajutan," ujar Wawan dikutip Kamis (23/6/2022).
Selain itu, Anggota Komisi X DPR RI, Adriana Charlotte Dondokambey menyatakan perkembangan sektor pariwisata di Indonesia beberapa tahun terakhir ini mengalami peningkatan yang cukup tajam dan signifikan.
Kendati demikian, menurut Adrina pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini menjadikan sektor pariwisata terdampak, dari sisi penurunan jumlah wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara selama beberapa waktu.
"Dengan adanya pola kebiasaan baru saat ini, perlu ada tatanan baru dalam skema pariwisata sehingga dapat meningkatkan semangat baru pada sektor pariwisata. Kebutuhan wisata dalam hal desa wisata dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat," kata Adrian.
Baca juga: Edutrip Didorong jadi Ajang Promosi Potensi Desa WisataDia mengatakan melalui pengembangan desa wisata ini diharapkan dapat memotivasi pemerintah desa dan pmerintah daerah di seluruh Indonesia untuk dapat mengembangka desa-desaa wisata baru sebagai pengungkit perekonomian desa dan daerah.
"Dengan begitu pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," terang Adriana.
(sof)