LANGIT7.ID - , Jakarta - Di bulan Dzulhijjah ada banyak ibadah yang disunnahkan bagi umat Muslim untuk dijalankan. Mulai dari puasa yang dimulai tanggal 1 hingga 9 9 Dzulhijjah, shalat Idul Adha dan berkurban.
Ibadah kurban dianjurkan saat hari raya Idul Adha atau hari-
hari Tasyriq, bagi mereka yang mampu. Berkurban adalah bentuk syukur kepada Allah SWT.
Menurut Direktur Rumah Sehat (RS) Herba Center Ustadz Ahmad Fatahillah umat muslim yang memberikan kurban, berarti ia telah diberikan nikmat oleh Allah SWT.
Baca juga: Silang Fatwa Soal Keabsahan Hewan Kurban Terjangkit PMK, Begini Kata MUIMaka itu, lanjut dia ketika ingin berkurban berikanlah yang terbaik atas apa yang dimampu. Artinya carilah hewan yang terbaik sesuai dengan kemampuan.
"Carilah hewan-
hewan kurban yang terbaik, yang kita persembahkan kepada Allah, karena Allah telah memberikan kita nikmat yang tak terhingga banyaknya," ujar Ustadz Fatahillah kepada Langit7, Kamis (23/6/2022).
Setelah mendapatkan hewan terbaik, cara selanjutnya yakni perhatian terhadap penyembelihannya.
"Proses penyembelihan harus menggunakan peralatan pisau yang tajam, dan lakukan dengan cara tidak menyakitkan hewan kurban," ucapnya.
Lalu, carilah hewan yang sudah cukup umur dan usahakan menyembelih sendiri.
Baca juga: 5 Cara Memilih Hewan Kurban Sehat di Tengah Wabah PMK"Agar itu bisa dijadikan bukti bahwa Anda siap walaupun bertumpahan darah. Tdak hanya harta kita berkurban tetapi jika Allah panggil nyawa pun kita siap. Dengan apa? Dengan menyembelih hewan kurban," katanya.
Jadi, simpul Ustadz Fatahillah tipsnya untuk Anda yang ingin berkurban yakni carilah hewan kurban yang terbaik, pilihlah yang terbaik sesuai dengan kemampuan, dan usahakan Anda yang menyembelih sendiri.
(est)