LANGIT7.ID, Jakarta - Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti menjadi salah satu bangunan yang mempunyai ciri khas Melayu dengan konsep panggung. Rumah Adat ini kerap dimanfaatkan sebagai tempat untuk berkumpul bersama keluarga, sanggar seni tari tradisional, silat Melayu, dan menenun songket.
Rumah adat Puri Melayu Sri berada di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara dan dibangun sekitar tahun 1910 oleh Muhammad Nur Rangkuti dan Siti Rahma anak dari Ali Jambak seorang pengawal dari kerajaan negeri Padang.
Tahun 1992 dilakukan pemugaran oleh Hasyim Nur Thaib dan Zaleha Rangkuti dan tahun 2000 Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti kembali dilakukan pemugaran oleh Yayasan Al Hasyimiyah.
Baca juga: Desa Airmadidi Bawah Didorong jadi Desa Wisata UnggulanMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti mengatakan bahwa dirinya juga merasa bahagia dengan melihat tarian Melayu.
"Tadi kita lihat beberapa tampilan anak-anak belajar tari melayu dan memiliki potensi sebagai daya tarik wisata budaya dan sejarah. Dan memiliki storynomics yaitu cerita yang akan mampu membuka peluang usaha," ujar Sandiaga dalam keterangannya Jum'at (24/6/2022).
Menurutnya, material utama dari bangunan ini adalah kayu. Lantai bawah rumah digunakan sebagai tempat menenun songket melayu dan bersantai. Sementara, di lantai atas terdapat ruang tamu yang berisi pelaminan melayu, di ruang keluarga terdapat peninggalan peralatan berbahan kuningan untuk upacara adat melayu.
Sandiaga mengajak seluruh pihak bersamaa melestarikan budaya yang ada agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak pudar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, khususnya Kota Tebing Tinggi.
"Saya harap kesadaran masyarakat setempat dalam melestarikan budaya dan mengelola rumah adat ini semakin tinggi. Mari kita sama-sama berkolaborasi agar budaya ini bisa terus dinikmati anak cucu hingga ribuan tahun ke depan dan mampu menyejahterakan masyarakat kita," katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatra Utara, Musa Rajekshah menyampaikan bahwa kebijakan dan program yang dihadirkan Kemenparekraf saat ini sesuai dengan kebutuhan rakyat.
Baca juga: Festival Pesona Aekhula 2022 Dorong Kebangkitan Ekonomi Pascapandemi"Kami mengapresiasi langkah Pak Sandiaga dalam mendorong kebangkitan ekonomi. Karena tidak hanya ke lapangan, tapi benar memperhatikan dan peduli dengan kesejahteraan masyarakat," katanya dikutip Jum'at (24/6/2022).
Musa berharap dengan kehadiran Menparekraf ke daerahnya dapat menambah semangat pihak terkait serta turut memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara,
"Kami betul-betul berterima kasih Pak Menteri, karena kita sekarang ini memang membutuhkan bagaimana promosi daaerah, bagaimana membangkitkan kesenian budaya daerah kita," ucapnya
(sof)