Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Selektif Pilih Pasangan, Ini 3 KDRT yang Biasa Terjadi

Jaja Suhana Ahad, 26 Juni 2022 - 11:31 WIB
Selektif Pilih Pasangan, Ini 3 KDRT yang Biasa Terjadi
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Bagi anda perempuan atau punya anak perempuan, hendaklah selektif dalam mencari pasangan, 1400 tahun lalu, Rasulullah memberikan panduan dalam mencari pasangan, salah satunya, yaitu kriteria agama. Sebab dengan agama, dapat menjadi benteng dari hal-hal yang dapat menyebabkan ketidakharmonisan bahkan perceraian dalam rumah tangga.

Menurut Mahkamah Agung, empat data penyebab perceraian yang sering melanda pasangan suami-istri, yaitu pertama karena ketidakharmonisan dan percekcokan. Kedua, faktor ekonomi. Ketiga, adanya orang ketiga. Keempat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Konsultan pernikahan, Ustaz Ginanjar Nugraha menjelaskan setidaknya tindakan kekerasan itu ada tiga bentuk, pertama kekerasan fisik, yaitu memukul, menampar, menendang dan sejenisnya. Kedua, kekerasan verbal, misalnya berkata kasar seperti anjing, babi dan lainnya.

Baca Juga: 5 Sebab Penyimpangan LGBT, Salah Satunya akibat Keretakan Rumah Tangga

"Bisa juga berbentuk ancaman-ancaman kepada pasangan. Ketiga, kekerasan ekonomi, yaitu menjadikan perempuan sebagai objek eksploitasi ekonomi," kata Ustaz Ginanjar dikutip dari laman tanyajawabfikih.com, Ahad (26/6/2022).

Sebagaimana penyakit, lanjut dia, solusi terhadap KDRT terkadang berbeda-beda, banyak faktor yang mempengaruhi dan unik. Terkadang bisa dengan cara soft, misalnya dengan nasihat dan musyawarah. Nasihat misalnya dilakukan langsung oleh sang istri atau melalui yang lain, yang dihormati suami sehingga pelaku kekerasan menyesal dan bertaubat.

"Bisa juga dengan musyawarah, yaitu mengundang seseorang yang mumpuni secara ilmu dan pengalaman, serta dihormati oleh kedua belah pihak. Bisa juga ke lembaga resmi semisal BP4 yang ada disetiap KUA Kecamatan, tidak ada biaya alias gratis. Datang saja pas hari kerja," katanya.

Baca Juga: Bijaklah Sikapi Masalah Rumah Tangga, Jangan Asal Cerai

Menurut dia, apa yang diceramahkan artis Oki sebetulnya bisa jadi solusi dalam konteks pedekatan solusi soft ini. Memperlihatkan akhlaq istri yang begitu menghormati sang suami, bukan dalam rangka mengafirmasi tindakan kekerasan.

"Ada kalanya perlu tindakan keras, darurat dan hukum. Misalnya ketika sudah menjadi kebiasaan, menjadi kekerasan struktural dan membahayakan. Bisa dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan melakukan gugatan perceraian," ujarnya.

Biasanya bagi pihak perempuan yang menjadi korban, banyak dalam kondisi dilema, kaitan dengan status, pertimbangan anak, ketergantungan secara ekonomi dan lainnya, jadi memang tidak sesederhana lapor polisi lalu dipenjara.

"Tapi membutuhkan solusi yang tepat, dengan tetap mencegah terjadi kembali tindakan kekerasan, dari mulai cara yang soft sampai yang keras, sesuai konteks masalah," tuturnya.

Baca Juga: Jubir PPIH: Risiko Kesehatan Jemaah Indonesia Capai 61,81 Persen

Ia teringat firman Allah khusus kepada para suami:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَن تَرِثُوا۟ ٱلنِّسَآءَ كَرْهًاۖ وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا۟ بِبَعْضِ مَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّآ أَن يَأْتِينَ بِفَٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِۚ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْئًا وَيَجْعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

"Wahai orang-orang beriman! Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya (An-Nisa’: 19).

Sabda Rasulullah Saw kepada para kepala rumah tangga:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

"Sebaik-baiknya kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku yang paling terhadap keluargaku." (HR Tirmidzi).

Begitu juga kesaksian dari sayyidah Aisyah RA terhadap budi pekerti Rasulullah SAW:

مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ شَيْئًا قَطُّ بِيَدِهِ وَلَا امْرَأَةً وَلَا خَادِمًا إِلَّا أَنْ يُجَاهِدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

"Rasulullah ﷺ sama sekali tidak pernah memukul dengan tangannya pelayan beliau atau pun seorang wanita pun, kecuali saat berjihad di jalan Allah." (HR. Muslim).

Baca Juga: Innalillahi, Ulama Besar Turki Syekh Mahmud Effendi Wafat

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)