LANGIT7.ID, Trenggalek - Desa Wisata Pandean menjadi salah satu desa wisata di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berhasil masuk ke dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Desa wisata ini mempunyai Sungai Kanang dengan sensasi jeram yang ciamik beserta
river tubing. Di sepanjang jalur yang dilintasi river tubing ini terdapat batu-batu besar dengan dikelilingi pepohonan yang rindang.
Tak jauh dari finish river tubing terdapat pula air terjun tiga tingkat yang biasa digunakan sebagai tempat untuk kegiataan canyoning. Selain itu, Desa Wisata Pandean juga memiliki kesenian unggulan seperti Kothekan Lesung, dan Terbvangan Ello.
Baca juga: Wisatawan Diimbau Persiapkan Diri Sebelum Berlibur ke DiengKesenian Kothekan Lesung ini biasanya dimainkan oleh ibu-ibu lansia yang sudah ada sejak zaman penjajahan. Sedangkan Terbangan Ello sebuah kesenian yang memakai alat sejenis rebana di mana kesenian ini sudah mulai langka.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pengembangan wisata river tubing di Desa Wisata Pandean sebagai upaya dalam mendukung kebangkitan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja dan peluang usaha.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Desa Wisata Pandean karena dari 3500 desa, Desa Pandean ini tembus 50 terbaik. Desa wisata yang baru berusia satu tahun ini ternyata sudah menghasilkan prestasi yang luar biasa,” ungkap Sandiaga dikutip Jum'at (1/7/2022).
Sandiaga menyampaikan, dengan kondisi alamnya yang indah dan dilengkapi sungai dengan river tubing ini sehingga harus terus dikembangkan dengan harapan akan semakin menarik wisatawaan untuk berkunjung ke desa wisata ini.
"Diharapkan akan semakin menarik wisatawan untuk berwisata. Dan kesenian yang ada di desa ini juga harus kita lestarikan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Sandiaga turut menjajal mobil listrik tenaga surya buatan anak muda Trenggalek. Dia berharap nantinya Kemenparekraf bisa berkolaborasi agar dapat mengembangkan karya-karya anak bangsa.
“Mudah-mudahan ini langkah kolaborasi, saya melihat ke depan wisatawan di Desa Wisata Pandean ini juga bisa menjajal sensasi mobil karya anak muda Trenggalek,” ujar Menparekraf.
Baca juga: Fenomena Embun Upas, Suhu Dieng Tembus Minus 1 Derajat Celsius Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan pihaknya akan terus mengembangkan Desa Wisata Pandean agar bisa membangkitkan perekonomian daerah.
“Menurut saya, kebangkitan ekonomi ini bisa dari desa yang sekaligus manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Arifin.
(sof)