Pesan Ustadz Nashir Fahmi: Jauhi Pacaran dan Segera Menikah
mahmuda attar husseinAhad, 03 Juli 2022 - 16:05 WIB
Ilistrasi pacaran. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Kepala KUA Kecamatan Kemlagi Mojokerto, Ustadz Nashir Fahmi, mengingatkan agar generasi muda bisa menghindari pacaran dan segera melangsungkan pernikahan.
Seperti yang dijelaskan dalam firman-Nya dalam Al-Quran, surat Al-Isra ayat 32, yang artinya: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." (Q.S. Al-Isra: 32).
"Pacaran itu adalah bagian dari dosa karena mendekati perzinahan. Khawatir nanti kalau kehormatannya itu sudah teraniaya, maka penyesalannya sangat luar biasa," kata dia dalam Apa Kabar Ustadz Langit7, Ahad (3/7/2022).
Untuk itu dia mengingatkan, agar generasi muda berlawanan jenis yang sudah memiliki ketertarikan satu sama lain bisa menyegerakan pernikahan. Dengan harapan terhindar dari dosa riba.
"Jadi jangan pacaran, kalau sudah cocok ya sudah taaruf. Orang tua setuju, langsung saja daftar ke KUA untuk menikah," imbaunya.
Apalagi, lanjut dia, melangsungkan pernikahan di KUA terbilang mudah. Hanya perlu memenuhi berbagai persyaratan yang ada dan mengikuti prosedur sesuai yang diberikan.
Adapun syarat itu antara lain terdapat dua orang saksi, ada wali nikah, dan ijab kabul. Kendati demikian, dia mengingatkan agar calon pengantin dapat melangsungkan pernikahannya secara resmi melalui KUA.
"Jangan sekali-kali nikah di bawah tangan atau nikah siri, meskipun syarat rukunnya terpenuhi. KUA mencatat pernikahan untuk melegal formalkan proses syariat. Nanti khawatir yang dirugikan pihak perempuan kalau tidak ada bukti legal formalnya," jelasnya.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”