Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 18 Juni 2026
home masjid detail berita

5 Tema Khutbah Jumat Terkait Hari Raya Idul Adha

Andi Muhammad Kamis, 07 Juli 2022 - 20:00 WIB
5 Tema Khutbah Jumat Terkait Hari Raya Idul Adha
Ilustrasi pelaksanaan shalat Jumat. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada tanggal 10 Juli 2022. Hukum salat Idul Adha merupakan sunnah muakad yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Seusai melaksanakan Idul Adha, umat Islam disyariatkan melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Dalam penyembelihan hewan kurban tentu harus dilakukan sesuai syariat, tidak boleh asal menyembelih dan tidak asal memilih hewan kurban.

Sasaran daging penyembelihan juga diperuntukan kepada masyarakat fakir-miskin dan boleh pengkurban mendapatkan bagian dari kurbannya. Para khatib Jumat dapat membawakan tema khutbah terkait Idul Adha dan syariat kurban, berikut uraiannya:

1. Sejarah Kurban

Asal mula kurban berawal dari zaman Nabi Ibrahim AS. Pada saat itu, Nabi Ibrahim alaihis salam (AS) diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya Ismail AS yang diisyaratkan dalam mimpinya. Hal ini berdasarkan surat As-Saffat ayat 102, Allah berfirman:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ ١٠٢

Artinya: "Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! InsyaAllah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar."

Baca Juga: Khutbah Jumat UBN: Menyucikan Allah Yang Maha Tinggi

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan anak yang dimaksud merupakan Nabi Ismail AS.
"Bahkan di dalam nas kitab-kitab mereka disebutkan bahwa ketika Ibrahim AS mempunyai anak Ismail, ia berusia delapan puluh enam tahun. Dan ketika beliau mempunyai anak Ishaq, usia beliau sembilan puluh sembilan tahun," jelas Ibnu Katsir.

2. Tata Cara Kurban Sesuai Syariat

Dalam hal menyembelih hewan kurban juga harus sesuai syariat-syariat Islam dan tidak asal menyembelih. Hal ini perlu diperhatikan terutama bagi panitia penyembelihan hewan kurban.

Sebelum menyembelih sebaiknya mengasah pisau atau golok setajam mungkin. Ini berdasarkan hadis dari Syaddad bin Aus radiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal. Jika kalian membunuh maka bunuhlah dengan ihsan, jika kalian menyembelih, sembelihlah dengan ihsan. Hendaknya kalian mempertajam pisaunya dan menyenangkan sembelihannya.” (HR. Muslim).

Beberapa ulama berpendapat dianjurkan dihadapkan hewan yang hendak disembelih ke arah kiblat pada posisi tempat organ yang akan disembelih lehernya. Sebelum menggorokan pisau ke leher hewan kurban juga dianjurkan membaca basmalah, lalu dilanjut membaca takbir.

Baca Juga: 25 Titik Shalat Idul Adha di Jakarta-Bekasi untuk Sabtu 9 Juli

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyembelih dua ekor domba bertanduk, beliau sembelih dengan tangannya, dan baca basmalah serta bertakbir. (HR Bukhari dan Muslim).

3. Puasa Zulhijah

Puasa Zulhijah merupakan amalan sunnah yang dilakukan menjelang hari raya Idul Adha. Amalan tersebut sangat dicintai Allah SWT, dilakukan pada tanggal 9 Zulhijah. Dalam hadits sahih riwayat Imam Muslim nomor 1162, dari Abu Qatadah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa Arafah (9 Zulhijah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu."

4. Menegakkan Syiar Islam

Berkurban merupakan bentuk kepedulian kepada sesama dan mengembirakan kaum duafa. Berkurban merupakan salah satu syiar dari agama Islam. Ibarat mercusuar, berkurban merupakan menara yang dapat mengantarkan nilai-nilai Islam dari Al-Qur'an, hadits, dan keteladanan para Nabi dan Rasul Allah.

5. Meningkatkan Ketakwaan

لَن يَنَالَ ٱللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَآؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ ٱلتَّقْوَىٰ مِنكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُحْسِنِينَ

Artinya: Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS Al-Hajj: 37).

Dalam ayat tersebut, Allah mengingatkan bahwa daging-daging dan darah hewan-hewan kurban itu sekali-kali tidak dapat mencapai dan terangkat di sisi Allah, tetapi ketakwaanlah yang akan sampai kepada Allah. Allah akan memberi balasan atas ketakwaanmu dan ketakutanmu kepada Allah dengan menjalankan amal saleh dengan keimanan. (Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Wahbah az-Zuhaili).

Baca Juga: Ahli Farmasi Nilai Penggunaan Istilah Ganja Medis Rawan Ditunggangi

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 18 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)