LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 4 amalan sebelum
shalat Idul Adha yang bisa disiapkan umat Islam dari sekarang. Semua hal tersebut merupakan anjuran Nabi SAW dan termasuk sunnah.
Umat Islam di Indonesia menggelar shalat
Idul Adha pada Sabtu 9 Juli 2022 dan Ahad 10 Juli 2022. Terlepas kapan waktu pelaksanaannya, ada amalan yang harus disiapkan.
Idul Adha atau Idul Kurban merupakan salah satu hari raya kaum muslimin. Karena itulah umat Islam harus menyiapkan penampilan terbaiknya.
Berikut 3 amalan sebelum Shalat Idul Adha:
Baca Juga: Catat 17 Titik Shalat Idul Adha 2022 di Bekasi Sabtu 9 Juli1. Disunnahkan BerpuasaUmat Islam disunnahkan berpuasa sebelum shalat Idul Adha. Lalu makan lah daging kurban hasil penyembelihan, sebagaimana yang dilakukan Nabi SAW:
Dari Buraidah berkata: "Nabi SAW tidak berangkat pagi pada hari raya idul fitri kecuali makan terlebih dahulu, dan tidak makan pada hari idul adha kecuali setelah pulang, kemudian makan hasil penyembelihannnya." (HR Ahmad).
2. Kenakan Pakaian TerbaikMengenakan pakian yang terbaik tidak harus yang mahal dan baru, dan disunahkan memakai wangi-wangian yang tidak berlebihan.
Berdasarkan hadis riwayat Ja’far bin Muhammad dari ayahnya: "Bahawasannya Nabi SAW memakai pakaian terbagus setiap kali hari raya." (HR. Ahmad).
Selain itu berdasarkan hadis dari Hasan bin Ali, ia berkata: "Rasulullah memerintah kami memakai pakaian yang terbagus dalam dua hari raya, memberi wewangian pada pakaian yang kami pakai dan menyembelih binatang yang paling berharga (mahal)." (HR Hakim).
3. Shalat di Tanah LapangBerangkat lah ke tanah lapang membawa sejadah masing-masing dengan berjalan kaki sambil membaca takbir dan pada waktu kembali mengambil jalan berbeda dari jalan yang dilalui waktu berangkat.
Mengambil jalan yang berbeda, tentunya akan bertemu dengan orang yang berbeda pula. Sehingga semakin banyak kebahagiaan, keceriaan yang dapat disebarkan dengan sapa, salam, senyuman, dan silaturrahim.
Berdasarkan hadis riwayat Ibnu ‘Umar: "Dari Ibnu Umar, bahwasanya Nabi saw keluar dari masjid, beliau bertakbir hingga sampai ke mushala—yaitu tanah lapang yang biasa digunakan salat id." (HR Hakim).
Selain itu berdasarkan hadis: “Dari Abu Hurairah, dia berkata: Bahwa Nabi saw, apabila keluar untuk salat dua hari raya, maka beliau pulang melewati jalan yang berbeda dari jalan sebelumnya." (HR Hakim).
(bal)