LANGIT7.ID, Jakarta - Ada cara menjaga
omzet usaha tetap stabil salah satunya dengan diversifikasi. Upaya ini terbilang ampuh di tengah kondisi pasar yang tak menentu.
Diversifikasi adalah usaha penganekaragaman produk atau bidang usaha. Semisal menambah jenis produk atau adanya layanan baru untuk memaksimalkan keuntungan.
Diversifikasi ini menjadi strategi yang bisa Sahabat manfaatkan. Berikut cara melakukan diversifikasi produk dalam sebuah usaha.
Baca Juga: Cara Hitung Omzet Usaha, Biasakan Bikin Laporan Keuangan Rutin1. Model bisnis dan industriDiversifikasi perlu dilakukan dengan menyesuaikan model bisnis dan industri yang dijalankan. Bila Sahabat terjun di sektor FnB, maka tidak hanya menyajikan makanan dan minuman saja.
Diversifikasi pada industri makanan dan minuman (mamin) bisa dimulai dengan menambah produk mamin sehat, packaging yang higienis, atau menambahkan bundle berupa hand sanitizer.
Bila Sahabat terjun di dunia otomotif, maka diversifikasinya bisa memberikan layanan cuci atau salon mobil panggilan. Serta layanan jasa inspeksi ketika ada pelanggan yang ingin mencari sebuah unit mobil.
Diversifikasi ini perlu dilakukan dengan memperhatikan model bisnis dan industri yang sedang dikerjakan. Jadi jangan sembarangan yah, agar produk yang ada tetap masih berkenaan dengan industri bisnis.
2. Perhatikan peluangDiversifikasi produk dan layanan ini juga bisa loh menjadi yang paling diminati dari produk atau layanan utamanya. Artinya produk atau layanan baru yang dihadirkan berpeluang untuk menjadi yang utama pula.
Tentu peluang ini tidak boleh Sahabat pandang sebelah mata. Bahkan Sahabat bisa menjadikannya sebagai ekspansi, dengan mendirikan badan usaha baru.
3. Tes ombakDiversifikasi produk atau layanan bisnis juga terkadang justru membuat pengusaha merugi. Untuk menghindari hal ini Sahabat perlu melakukan yang namanya tes ombak.
Artinya, Sahabat tidak perlu menghadirkan keragaman produk yang sangat banyak. Cukup menghadirkan beberapa varian produk lain dan coba menjualnya ke pasar.
Bila respon dari konsumen cukup baik, maka Sahabat bisa menambah kuantitas dan stok produk tersebut. Namun bila dirasa responnya kurang baik, maka Sahabat bisa mengganti dengan produk sejenis lainnya.
(bal)