LANGIT7.ID, Jakarta - KBRI Madrid menggelar
Shalat Idul Adha di Wisma Duta RI Madrid pada Ahad (10/7/2022). Kegiatan ibadah ini berlangsung berdasarkan keputusan Komisi Islam Spanyol.
Duta Besar Kerajaan Spanyol,
Muhammad Najib mengatakan, keputusan Komisi Islam Spanyol berlaku untuk seluruh wilayah di Kerajaan Spanyol.
"Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena sudah bisa kembali melangsungkan shalat
Idul Adha, tapi kita tetap harus waspada, karena pandemi Covid-19 belum benar-benar berakhir," Najib dalam pidato sambutan Shalat Id disiarkan dari Wisma Duta RI Madrid, Ahad pagi.
Dia mengatakan, Idul Adha ini memberikan pesan kepada umat Islam lewat pengorbanan Nabi Ibrahmi dan putranya Nabi Ismail. Mereka berdua siap berkurban sesuatu yang paling berharga dan dicintai untuk Allah SWT.
Baca Juga: Menag Sampaikan Tahniah Idul Adha: Kurban Merupakan Simbol Keikhlasan"Bagi ayahanda Ibrahim AS, Ismail adalah putra kesayangannya yang sangat dinanti. Sementara Nabi Ismail, pengorbanannya adalah nyawa," ujarnya.
Hikmah dari peristiwa ini, kata dia, para aparatur pemerintah yang berada di Spanyol ini harus berani berkorban. Sebab sesuatu hal yang besar dan mulia, mustahil dicapai tanpa adanya pengorbanan sungguh-sungguh.
Khatib Shalat Id di Wisma Duta RI Madrid menyampaikan pesan bahwa ibadah Idul Adha ini merupakan bentuk ketakwaan kepada Allah SWT.
"Idul Adha ini merupakan momentum luar biasa dalam sejarah umat manusia. Dalam hari raya ini terdapat drama yang dibuat oleh Allah SWT dalam peristiwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail," ujarnya.
Nabi Ibrahim mendapat gelar sebagai kekasih Allah SWT. Sebab isi hatinya selalu tunduk patuh kepada Allah dan amal baktinya kepada Sang Rabb.
Setelah Shalat Idul Adha dan mendengarkan khutbah, seluruh jemaah melangsungkan ramah tamah di Wisma Duta RI bersama Duta Besar Spanyol Muhammad Najib.
(bal)