Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Kampung Wisata Purbayan, Sarana Wisata Edukasi dan Sejarah

hasanah syakim Senin, 11 Juli 2022 - 18:38 WIB
Kampung Wisata Purbayan, Sarana Wisata Edukasi dan Sejarah
Kampung Wisata Purbayan di Kota Gede, Yogyakarta (foto: kemenparekraf)
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Kampung Wisata Purbayan berada di Kelurahan Purbayan Kecamatan Kota Gede, Yogyakarta. Kampung Wisata Purbayan berada di Kawasan Cagar Budaya Kota Gede yang sebagian wilayahnya menjadi bagian wilayah Kabupaten Bantul.

Dilansir dari pariwisata.jogjakota.go.id, penamaan purbayan berasal dari nama seorang pangeran yang bernama Pangeran Purboyo putra dari Panembahan Senopati.

Kampung wisata ini banyak menyimpan potensi situs cagar budaya dan bangunan bersejarah.

Dalam pengembangannya, Kampung Wisata Purbayan memiliki produk sebagai daya tarik wisata berbasis edukasi sejarah yang didukung atraksi kerajinan. Seperti kerajinan perak dan kuliner tradisional yang banyak di temukan di wilayah Kota Gede.

Baca juga: Subayang Festival: Ajang Promosi Wisata dan Pelestarian Alam

Dengan dikemas menjadi paket outbond sejarah produk atraksi menjadi daya tarik wisata tersendiri. Wisatawan akan diajak blusukan menyusuri lorong-lorong di pemukiman penduduk dan mengunjungi berbagai situs sejarah peninggalan Kerajaan Mataram Kuno.

Berbagai situs peninggalan Kerajaan Mataraam Kuno itu antara lain Situs Bokong Semar, Batu Gilang dan Batu Cantheng, jebolan tembok Raden Ronggo, Kompleks Makan Raja Panembahaan Senopati yang di dalamnya terdapat sedang Selirang.

Selain itu, di Kota Gede konon terdapat situs kedatangan orang Bali yang berdagang dan menetap di Kota Gede yakni rumah Kalang. Kini peninggalan Rumah Kalang masih dapat disaksikan kemegahan dan keindahannya yang banyak terdapat dikawasan Tegalgendu.

Rumah Kalang memiliki bentuk dan gaya arsitektur yang mengadopsi gaya Bali bahkan gaya Hindie ataupun Portugis sehingga rumah Kalang terlihat berbeda dengan rumah warga yang lainnya.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat bahwa orang Kalang rata-rata memiliki sosial ekonomi yang mapam karena keberhasilan merekaa dalam berdagang.

Baca juga: Waduk Pidekso Dikembangkan jadi Destinasi Wisata Paralayang

Masyarakat Kalang di Kota Gede dahulu sering menyelenggarakan upacara adat dan tradisi sebagaimana yang dilakukan masyarakat di Bali yang menggunaaan prosesi mengarak Ogoh-ogoh sebagai ungkapan penghormatan budaya leluhurnya.

Selanjutnya, desa wisata atau Kampung Wisata Purbayan juga mengembangkaan atraksi seni tradisional Srandul dan seni musik Keroncong yang di Kota Gede terdapat banyak gruop Keroncong terssebuar di kaampung-kampung.

Selain atraksi seni pertunjukan juga dikembangkan atraksi kerajinan utamanya kerajinan perak melalui program workshop singkat. Adapun dalam atraksi kuliner kampung wisata Purbayan banyak memiliki produk kuliner tradisional antara lain, kopi, kueh kembang waru, dan ledre idep yang dikemas dalam bentuk edukasi pembuatan makanan tradisional.

Kampung wisata Purbayan juga memiliki paket minat khusus bagi para peneliti maupun pemerhati bidang keilmuan arsitektur. Paket tersebut ditangani oleh seorang pemandu khusus berpengalaman dan memiliki keilmuan yang memadai terkait sejarah dan arsitektur rumah dan bangunan kuno yang ada di kawasan Kota Gede.

Pangsa pasar paket tersebut begitu diminati terutama oleh mahasiswa jurusan arsitektur, antropologi serta para pemerhati bangunan kuno. Dalam pemberdayaan masyarakat, keberadaan bangunan kuno yang unik dan langka dalam perkembangannya kini banyak kawasan dan rumah penduduk yang diminati untuk digunakan sebagai lokasi kegiatan shooting pembuatan film sehingga akhirnya memberi nilai ekonomis bagi warga masyarakat setempat.

Dalam sisi yang lain kampung wisata Purbayan juga terdukung dengan adanya wisata minat khusus yang lain yaitu kampung wisata spiritualitas yang sudah sejak lama berlangsung dan dikelola oleh paguyuban abdi dalem kraton baik Kraton Kasultanan Yogyakarta maupun Kraton Panembahan Senopati.

Baca juga: Tempat Wisata di Belitung, Yuk Berkunjung ke Pulau Batu Berlayar

Pengunjung yang datang banyak dari luar kota dan luar daerah serta masyarakat Yogyakarta sendiri. Di kampung wisata Purbayan kini juga memiliki atraksi kuliner yang mulai populer yaitu produksi coklat yang dikenal dengan nama coklat Mongo yang memproduksi aneka citarasa coklat dengan kemasan dan kualitas export.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)