Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wisata halal detail berita

Asyiknya Melihat Benda Langit Menggunakan Teleskop di Planetarium

hasanah syakim Selasa, 12 Juli 2022 - 13:41 WIB
Asyiknya Melihat Benda Langit Menggunakan Teleskop di Planetarium
Warga antusias meneropong benda langit menggunakan teleskop yang disediakan Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (foto: Langit7/ Hasanah Syakim)
LANGIT7.ID, Jakarta - Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki, (UPPKJTIM) memasilitasi masyarakat umum dengan kegiatan Peneropongan Benda Langit Malam yang berlokasi di area Gedung Parkir TIM mulai 4-12 Juli 2022.

Pengelola UPPKJTIM, Muhammad Rayhan menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu program dari Planetarium Jakarta yang berada dibawah unit pengelola pusat kesenian Jakarta atau UPPKJTIM serta Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

"Jadi ini adalah kegiatan resmi Planetarium Jakarta tapi memang terkadang kita sering melibatkan komunitas HAJ sebuah komunitas astronomi untuk membantu dalam melayani masyarakat. Tapi untuk kegiatan ini kita tidak melibatkan komunitas tersebut sebab masih bisa kita handle sendiri," kata Rayhan kepada Langit7.

Planetarium dan observatorium bertujuan tak hanya fokus pada planetarium yang hanya fokus pada pertunjukan bintangnya saja, tapi juga observatorium di mana berfungsi dalam pengamatan benda langit secara langsung.

Baca juga: 6 Wisata Edukasi Terbaik di Indonesia, Nomor 5 Ada Goa dan Kemah

"Kita laksanakan sebagai media populasi astronomi dan media pengenalan kepada publik. Jadi mereka tak hanya nonton di dalam simulasi, tetapi juga bisa langung mengamati benda langit menggunakan teleskop," ujarnya.

Rayhan mengatakan bahwa kegiatan melihat benda-benda langit seperti bulan, bintang dan sebagainya biasanya dilakukan secara rutin apabila situasi dan kondisi alam yang cerah dan mendukung untuk melihat benda-benda langit tersebut.

"Jadi kegiatan rutin itu untuk melihat benda-benda langit yang biasa dilihat setiap harinya. Hanya saja masyarakat umum bisa melihat benda-benda tersebut dengan menggunakan teleskop yang memang tidak banyak orang yang punya sehingga mereka tertarik untuk datang ke sini," ujar Rayhan.

"Termasuk melihat sebuah planet tanpa alat bantu terlihat seperti bintang biasa tapi jika menggunakan teleskop akan kelihatan seperti saturnus ada cincinnya, jupiter ada badainya dan lainnya," tambahnya.

Selain pengamatan rutin phaknya juga memfasilitasi bagi masyarakat yang ingin melihat pengamatan yang bersifat langka seperti gerhana bulan yang di tahun ini akan terjadi pada tanggal 8 November.

"Saat pengamatan fenomena langka akan ada beberapa teleskop yang dipasang, ada satu atau dua teleskop yang dipasang untuk memotret merekam dan mendokumentasikan fenomena tersebut secara khusus," ujarnya.

Rayhan menyampaikan untuk kegiatan peneropongan dilakukan gratis karena planetarium berada di bawah Pemda Provinsi DKI Jakarta sehingga kegiatan-kegiatannya mayoritas gratis atau tidak berbayar.

"Kecuali adalah fasilitas-fasilitas yang memang ada dasar Pergubnya untuk retribusi seperti saat hendak menonton pertunjukan teater bintang, anak-anak terakhir sebelum pandemi dikenakan biaya sekitar Rp7 ribu dan Rp12 ribu untuk orang dewasa," katanya.

Dari pengamatan Langit7, kegiatan ini memancing minat masyarakat untuk melihat benda langit. Lala (41) salah satu warga Jakarta yang dalam kesehariannya bekerja di Dinas Perpustakaan DKI Jakarta membagikan pengalamnnya saat mencoba teleskop dalam kegiatan Peneropongan Benda Langit Malam.

"Pas tadi saya coba lihat bulannya terlihat jelas. Setengah terang setengah gelap dan ternyata benar apa kata orang kalau bulan itu ga mulus, dan kradak-kradaknya atau bolong-bolongnya keliahatan banget," kata Lala.

Baca juga: Rekomendasi Liburan untuk Anak, Yuk ke Taman Pintar Yogyakarta

Begitu pun dirasakan Talita (8) salah satu pelajar di SDN Kenari 07 Jakarta, kepada Langit7 dia mengungkapkan bahwa kegiatan melihat benda langit seperti bulan menggunakan teleskop ini menjadi pengalaman pertamanya.

"Rasanya seneng banget bisa melihat bulan dengan teleskop," ungkap Talita.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)