LANGIT7.ID, Jakarta - Ada cara sederhana mempromosikan
bisnis, baik kecil-kecilan maupun usaha besar. Teknik ini masih terbilang konvensional yakni dari mulut ke mulut saja.
Sebelum ada teknologi digital,
promosi bisnis hanya melalui cerita pelanggan setia. Mereka akan merekomendasikan suatu usaha kepada orang lain asalkan dinilai cocok.
![5 Cara Sederhana Promosi Bisnis Modal dari Mulut ke Mulut]()
Metode ini masih berlaku hingga sekarang. Sebagian besar pedagang memakai teknik lama ini karena memang efektif dan efisien.
Baca Juga: Keutamaan Sedekah Jumat bagi Pedagang, Cari Pahala Plus PromosiNamun ada sejumlah hal yang harus disiapkan agar bisnis kalian bisa dipromosikan pelanggan dari mulut ke mulut. Paling penting yakni menjaga kualitas.
Berikut cara sederhana menerapkan promosi bisnis dari mulut ke mulut:
1. Sesuaikan Selera dan Daya BeliSetiap kali bisnis gagal di tengah jalan lantaran pedagang tidak melihat potensi pasarnya. Semisal untuk usaha di daerah perkampungan ada baiknya Sahabat Langit7 menerapkan bisnis kecil dengan harga produk terjangkau, namun memiliki kualitas baik.
Contohnya, usaha kuliner di perkampungan warga lebih cocok seperti nasi uduk, mi ayam, dan bakso, bukan seperti steak atau makanan ala resto.
2. Konsisten dengan KualitasPelaku usaha harus konsisten dengan kualitas. Jangan buru-buru mengambil margin tinggi saat pembeli mulai meningkat. Hal lainnya yang tidak boleh adalah mengubah kualitas demi menambah keuntungan.
Biarkan usaha berjalan lebih dulu meski keuntungan kecil. Solusinya adalah menambah kuantiti atau jumlah produk yang dibeli konsumen untuk meningkatkan profit.
3. Rajin BersedekahPedagang harus rajin bersedekah untuk menambah jangkauan konsumen. Cara ini bisa diterapkan pelaku usaha kuliner. Sebab mereka yang awalnya enggan membeli, malah jadi pelanggan ketika sudah mencoba sajian yang kalian racik.
Sementara untuk usaha barang atau jasa, sedekah bisa diberikan dengan cara memberikan layanan antar-jemput atau garansi produk.
4. Jangan Takut RugiRumus matematika berwirausaha adalah untung. Namun bukan berarti takut rugi. Semisal menggenapkan kembalian pelanggan karena tidak ada receh, memberikan minum gratis, menambahkan porsi dan lain-lain.
Metode ini diyakini dapat menarik konsumen. Sebab mereka merasa nyaman lantara penjualnya tidak terlalu perhitungan. Pada akhirnya pelanggan akan rajin bercerita serta merekomendasikan tempat usaha kalian.
(bal)