LANGIT7.ID - , Jakarta - Fakultas Komunikasi
London School Public Relations (LSPR) akan menggelar Digital World Festival (DWF) 2022 pada 10-11 Agustus 2022, di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat.
Acara ini merupakan salah satu betuk partisipasi mahasiswa LSPR dalam mewujudkan akselerasi agenda transformasi digital Indonesia
Presidensi G20.Baca juga: Dukung Presidensi G20 Indonesia, PBNU akan Gelar Pertemuan Religion 20Adapun tujuan lainnya untuk meningkatkan kesadaran terhadap tiga isu prioritas dari G20, yakni arsitektur
kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, dan
transformasi digital.Kaprodi Ilmu Komunikasi LSPR, Sri Ulya Suskarwati mengatakan acara ini tak hanya menjadi ajang hiburan tapi juga
edukasi untuk masyarakat agar lebih dalam mengetahui Presidensi G20.
"Kami mewakili elemen institusi pendidikan berkontribusi positif terhadap Presidensi G20. Apa yang ada di dalam G20 merupakan isu dengan fenomena mendunia. Kita mengambil kontribusi pemikiran kritis dengan potensi yang kita miliki," ujar Sri Ulya di hadapan media pada Jumat (5/8/2022).
Menurut Ketua Acara DWF, Abelia Fit Jasmin Nepa Bait, salah satu tujuan dari DWF adalah sebagai partisipan mewujudkan transformasi digital yang merata di Presidensi G20.
Baca juga: Kemenparekraf Luncurkan Side Events Parekraf di Ajang Presidensi G20"Fenomena transformasi digital menjadi tuntutan kehidupan masyarakat karena tidak semua mengalaminya sehingga ada kesenjangan. Melalui momen ini kami berpartisipasi mewujudkan Indonesia dalam transformasi digital yang merata," ujar perempuan yang disapa Abel itu.
Lebih lanjut Abel mengatakan, agenda dari DWF nantinya, antara lain menghadirkan talkshow hingga penampilan seni budaya trdisional yang mengedepankan transformasi digital.
"Selain itu berita baiknya acara ini gratis. Kami akan mengedepankan budaya-budaya tradisional Indonesia yang kemudian disajikan dalam bentuk digital," kata Abel.
Baca juga: Kominfo Dorong Isu Kesehatan jadi Prioritas Presidensi G20(est)