Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Sandiaga Uno Pastikan Perbaikan Fasilitas di Taman Nasional Komodo Aman

Garry Talentedo Kesawa Selasa, 10 Agustus 2021 - 16:43 WIB
Sandiaga Uno Pastikan Perbaikan Fasilitas di Taman Nasional Komodo Aman
Wisatawan melihat hewan Komodo. foto: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) angkat bicara mengenai imbauan UNESCO yang meminta Pemerintah Indonesia menunda sementara pengerjaan proyek infrastruktur di Taman Nasional Komodo (TNK). Hal tersebut diklaim bisa berdampak pada habitat Komodo yang ada di TNK.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengatakan bahwa penataan sarana dan prasarana pariwisata di TNK karena banyaknya fasilitas yang sudah rusak. Menurutnya, perbaikan infrastruktur ini demi keselamatan pengunjung dan juga keberlanjutan lingkungan.

"Waktu saya berkunjung ke Taman Nasional Komodo itu, saya melihat memang banyak fasilitas yang perlu diperbaiki, seperti pondok para ranger, pemandi dan peneliti, plaza deck, resting post, elevated deck, reservoir tank, distribution pipeline, ruang tunggu wisatawan, dan ruang informasi. Seluruh penataan tidak akan mengakibatkan dampak negatif terhadap Outstanding Universal Value (OUV) situs warisan alam dunia Taman Nasional Komodo," kata Sandiaga, Senin (9/8).

Sandiaga menjelaskan jika pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga telah memastikan pembangunan di Resort Loh Buaya Pulau Rinca tidak menimbulkan kerusakan yang berdampak negatif pada OUV.

"Semuanya telah berdasarkan hasil kajian penyempurnaan Environmental Impact Assessment (EIA) yang dilakukan bersama oleh lintas kementerian/lembaga serta pakar lainnya yang terus disesuaikan dengan kaidah-kaidah yang ditetapkan IUCN (Uni Internasional untuk Konservasi Alam). Jadi jangan khawatir, karena kita mengutamakan keberlanjutan lingkungan dan konservasi," jelasnya.

Sementara itu, terkait permintaan revisi amdal oleh UNESCO, Sandiaga mengatakan KLHK sedang menyiapkan revisi tersebut. Setidaknya hasil revisi akan diserahkan paling lambat September 2021.

"Saya memperoleh informasi dari Ditjen KSDAE KLHK yang menyampaikan dalam bulan Agustus-September 2021 ini revisi tersebut akan selesai dan diserahkan ke WHC (Situs Warisan Dunia UNESCO)," terangnya.

Seperti diketahui, UNESCO telah meminta Pemerintah Indonesia menyetop sementara pengerjaan proyek infrastruktur di Taman Nasional Komodo dan sekitarnya. Lembaga itu menganggap bahwa dalam prosesnya bisa berdampak pada habitat Komodo di sana.

IUCN dan WHC juga akan mengkaji revisi amdal itu sebelum sidang ke-45 digelar pada Februari 2022 mendatang. Kini, kelanjutan proyek infrastruktur harus menunggu hasil evaluasi dari sidang tersebut.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)