LANGIT7.ID-Jakarta; Insiden fatal akibat mati mesin menimpa kapal wisata Putri Sakinah saat melintas di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (26/12) malam tersebut mengakibatkan kapal tenggelam dan menewaskan empat wisatawan asing asal Spanyol.
Keempat korban meninggal dunia telah teridentifikasi sebagai Fernando Martin beserta tiga orang anaknya. Korban diketahui merupakan pelatih dari klub sepak bola Valencia CF Femenino B. Kepastian nasib korban didapat setelah operasi pencarian dilakukan, mengingat sebelumnya mereka dinyatakan hilang dalam pelayaran rute Pulau Komodo menuju Pulau Padar tersebut.
Berdasarkan data manifest, kapal nahas itu membawa total 11 orang, yang terdiri dari enam turis Spanyol, empat awak kapal, dan satu pemandu wisata. Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa sebagian besar penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Tiga orang penumpang dievakuasi oleh Kapal Nepton dengan dan 4 Orang deivakuasi oleh Tim SAR Gabungan. Sementara 4 orang WNA asal Spanyol masih dalam pencarian hingga saat ini,” jelas Fathur dalam keterangannya, dikutip Minggu (28/12/2025).
Namun, pencarian tersebut berakhir duka dengan ditemukannya keempat korban dalam kondisi tidak bernyawa.
Pihak Valencia CF segera merespons kabar kecelakaan ini melalui pernyataan resmi di media sosial X pada Sabtu (27/12). Klub mengonfirmasi kematian staf pelatih mereka akibat kecelakaan maritim di Indonesia.
“Valencia CF sangat berduka atas meninggalnya Fernando Martín, pelatih Valencia CF Femenino B, dan tiga anaknya dalam kecelakaan perahu tragis di Indonesia, sebagaimana dikonfirmasi oleh pihak berwenang setempat,” tulis pernyataan resmi klub.
“Di masa yang sangat sulit ini, Klub ingin menyampaikan belasungkawa terdalam dan dukungan penuh kepada keluarga, teman, dan kolega beliau di Valencia CF, Valencia CF Femenino, dan Akademi VCF. Semoga beliau beristirahat dalam damai,” tutup pernyataan tersebut.
(lam)