LANGIT7.ID-, NTT - Insiden kapal motor Putri Sakinah yang
tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT pada Jumat (26/12/2025), dimana salah satu korbannya adalah pelatih tim B Wanita Klub
Valencia CF, Fernando Martin Carreras diduga akibat kelalaian.
Memasuki hari kesebelas pascainsiden, polisi memastikan proses penyidikan terus berlanjut. Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan, penyidikan kini memasuki tahap analisis dan evaluasi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan laut tersebut.
"Penyidikan difokuskan pada dugaan kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia," ujar Henry dalam keterangannya, dikutip Senin (5/1/2026).
Penyidik Satreskrim dan Satpolairud Polres Manggarai Barat, tambah Henry, telah memeriksa awak kapal serta pihak-pihak yang terlibat dalam operasional pelayaran dan layanan wisata.
Baca juga: Teridentifikasi dari Cincin dan Jam Tangan, Polisi Pastikan Temukan Pelatih Valencia Fernando MartinPemeriksaan mencakup aspek pengendalian kapal, kondisi mesin, serta penerapan prosedur keselamatan saat keadaan darurat. Selain keterangan saksi, polisi juga telah mengamankan sejumlah alat bukti dan dokumen kapal yang akan dianalisis lebih lanjut sebelum penetapan status hukum.
"Penetapan tersangka akan dilakukan setelah alat bukti dinyatakan cukup," paparnya.
Perlunya penegakan hukum atas insiden ini dikatakan Henry untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarga, sekaligus menjadi pengingat bagi pelaku usaha wisata bahari agar mengutamakan keselamatan pelayaran. Ia pun berjanji akan menyampaikan perkembangan penyidikan secara terbuka kepada public.
Diberitakan sebelumnya, Fernando Martin yang sempat hilang beberapa hari setelah kapal tenggelam akhirnya ditemukan oleh tim Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT pada Minggu, 4 Desember 2026.
Baca juga: Pelatih Valencia B dan Tiga Anaknya Belum Ditemukan, Usai Insiden Kapal Wisata di Labuan BajoFernando ditemukan dalam posisi terlungkup tanpa mengenakan baju serta terombang-ambing di atas permukaan air.
Jasadnya kemudian teridentifikasi berdasarkan cincin dan jam tangan yang dikenakan.
"Benar, yang bersangkutan adalah pelatih Valencia untuk tim B yang teridentifikasi melalui cincin dan jam tangan," ungkap Henry.
(lsi)