Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Prof Abdul Mu'ti: Keluarga Pilar Penting Masa Depan Bangsa

Muhajirin Rabu, 11 Agustus 2021 - 15:49 WIB
Prof Abdul Mu'ti: Keluarga Pilar Penting Masa Depan Bangsa
ilustrasi keluarga muda (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketahanan keluarga dan pendidikan berkualitas untuk anak berusia dini sangat berpengaruh pada ketahanan bangsa dan negara di masa depan. Indonesia diprediksi mengalami bonus demografi pada 2030-2040 mendatang. Bonus demografi seperti dua mata pisau. Ia akan menjadi bencana jika tidak dikelola dengan baik.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti, mengungkapkan dua hal penting agar bonus demografi berbuah berkah bagi bangsa dan negara. Dua poin itu yakni perhatian pada anak usia dan dini dan ketahanan keluarga.

Jika berbicara mengenai Sustainable Development Goals (SDGs), kata Mu’ti, terdapat perhatian penting terkait keluarga dan pendidikan anak usia dini. Para ahli psikolog sering menyebut hal itu sebagai the golden age (usia emas) dalam membangun kekuatan bangsa.

“Di kalangan psikolog behavioristik misalnya, mereka menyebut kalau ingin membangun suatu bangsa yang unggul, memang harus menyiapkan generasi di bawah lima tahun,” kata Mu’ti, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Rabu (11/8/2021).

Menurut Mu’ti, kehidupan anak usia dini perlu diberikan perhatian lebih baik dari sisi psikologis, lingkungan, hingga jaminan gizi. Ini agar mereka tumbuh ideal menjadi generasi yang kuat dan matang.

Namun sebaliknya, masa kecil penuh penderitaan atau kekerasan merupakan penyebab utama hilangnya satu generasi atau lost generation. Hal itu sudah bisa dideteksi pada saat ini, terkait kehadiran negara dalam menyediakan pendidikan layak dan peran keluarga dalam mendidik anak mereka.

Pendidikan anak usia dini tersebut sangat berkaitan dengan ketahanan keluarga. Maka itu, dua hal tersebut menjadi syarat menjadikan bonus demografi sebagai berkah.

“Kalau kita melihat makna keluarga dalam pembangunan bangsa, kita juga melihat bahwa makna keluarga adalah tiang negara. Kekuatan suatu bangsa itu dimulai dari ketahanan keluarga,” ucap Mu’ti.

Hal ini memiliki keterkaitan yang sangat kuat. Negara berperan penting dalam mengurus sektor kebijakan publik dan keluarga menyiapkan pola pendidikan terbaik untuk anak-anak mereka. Kelak, anak-anak tersebut akan membentuk generasi kuat dan matang di masa depan. Tentu, ketahanan keluarga menjadi pengikat kuat dari keterkaitan tersebut.

Mu’ti mengutip pernyataan David P. Goldman dalam buku How Civilization Die (And islam Is Dying Too), kekuatan suatu bangsa dilihat dari jumlah penduduk, komposisi jumlah penduduk, dan ketahanan keluarga dari suatu masyarakat.

Dia mencontohkan Jepang yang berhasil mengelola bonus demografi menjadi berkah. Pada saat kalah perang pada 1945, Jepang memiliki bonus demografi, sehingga mereka bisa bangkit dan menjadi bangsa makmur. Namun saat ini Jepang berjuang keras karena penduduk mereka sudah berusia lanjut.

“Ibu-ibu yang memang membangun keluarga-keluarga muda, dan ini memiliki makna penting dalam konteks Indonesia masa depan. Kalau kita melihat Indonesia masa depan, maka kita memang harus melihat keluarga Indonesia masa kini,” ucap dia.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)