LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengutip data Bank Indonesia, menilai keberadaan e-commerce menjadi penting dan memengaruhi pertumbuhan sektor pos. Dorongan pasar e-commerce juga berkontribusi pada pertumbuhan domestik dalam transaksi e-commerce dan uang elektronik.
Bank Indonesia memprediksi transaksi e-commerce di Indonesia akan meningkat 33,2% dari Rp 253 triliun pada 2020 menjadi Rp 337 triliun pada 2021, dan transaksi uang elektronik juga diprediksi meningkat 32,3% dari Rp 201 triliun.
“Pada tahun 2020 menjadi Rp266 triliun pada tahun 2021, yang disebabkan oleh perpanjangan pembatasan aktivitas masyarakat,” ujar Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail dalam keterangan tertulis yang diterima Langit7.id, Kamis (12/08).
Baca juga:
Maksimalkan Peran Pos di Masa Pandemi, Pemerintah Siapkan Tiga KebijakanIsmail menjelaskan, di tengah meningkatnya tekanan terhadap jaringan pos global dan rantai pasok global, sektor pos nasional di Indonesia saat ini tetap menjadi sektor yang tangguh dalam menghadapi pandemi saat ini.
“Sejalan dengan pesatnya perkembangan e-commerce, sektor pos Indonesia mengalami pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) year-on-year pada tahun 2019 sebesar 10,34%. Selanjutnya, pendapatan operator pos nasional pada semester 1 tahun 2019 mengalami peningkatan year-on-year sebesar 30% dari pendapatannya pada semester 1 tahun 2018,” jelasnya.
Indonesia menyadari bahwa kebijakan dan peraturan pos nasional yang mendukung, yang didukung oleh transformasi dan inovasi digital akan memungkinkan pemulihan dan pertumbuhan maksimum sektor pos nasionalnya.
Baca juga:
Kominfo Dorong Teknologi Digital Jadi Solusi Penanganan Covid-19 dan Pemberdayaan UMKMDalam Kongres ke-27 Indonesia meminta dukungan pencalonan Indonesia sebagai anggota Postal Operations Council (POC). Ismail meminta dukungan kepada peserta congress untuk mendukung pencalonan Indonesia sebagai anggota POC.
“Indonesia saat ini sedang mencalonkan diri sebagai anggota untuk siklus Abidjan periode 2021-2024, dan untuk selanjutnya, saya mohon dukungan dari peserta kongres. Sangat penting bahwa satu-satunya jalan ke depan bagi semua negara untuk mengatasi pandemi ini adalah dengan merangkul transformasi digital dan inovasi di sektor posnya, untuk memberi dampak menguntungkan pada e-commerce dan pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
(zul)