LANGIT7.ID, Jakarta - Putra Mahkota
Mohammed bin Salman tengah menggarap proyek perbaikan 130 masjid bersejarah di Arab Saudi. Renovasi masjid ini sedang berlangsung di Al-Jouf.
Dilansir
Arab News, dalam proyek itu, Mohammed bin Salman berusaha
merenovasi masjid yang rusak. Termasuk artistik, desain, serta solusi teknologi informasi untuk memantau lingkungan dari bahaya.
"Proyek ini memiliki peran penting merestorasi masjid sejarah, memungkinkan
Arab Saudi berbagi budaya, sejarah, dan masyarakatnya yang kaya dengan dunia. Proyek ini merupakan fokus utama Visi 2030 kerajaan," tulis keterangan dari situs resmi Kerajaan Saudi dikutip Senin (5/9/2022).
Tujuan renovasi itu untuk untuk mengembalikan masjid sebagai rumah ibadah, dengan tetap memperhatikan kepentingan agama, budaya, sosial, dan arsitektur untuk Kerajaan.
Baca Juga: Raja Salman Tekankan Nilai Toleransi dalam Pesan Idul FitriSalah satu masjid yang direstorasi itu Masjid Al-Saidan sebagai landmark lokal di Dumat Al-Jandal. Dibangun sekitar 1223 Masehi, Al-Saidan menjadi salah satu masjid tertua di tempat tersebut setelah Masjid Omar bin Al-Khattab.
Selain itu, Masjid Al-Fweihi di kota Sakaka juga turut menjadi sasaran pembangunan, dan saat ini sedang dalam tahap renovasi untuk mengembalikannya ke kondisi semula.
Adapun proyek ini digarap oleh perusahaan dan insinyur Saudi. Dengan spesialisasi bangunan bersejarah, sehingga dapat memastikan pelestarian identitas asli setiap masjid.
(bal)