LANGIT7.ID, Bandung - Brodo, merek sepatu lokal Bandung, Jawa Barat berencana memulai ekspor ke Jepang pada kuartal dua 2021. CEO Brodo, Yukka Harlanda berani ekspansi setelah mendapatkan pendanaan seri A dari Dana Ventura Sembrani Nusantara, yang dikelola BRI Ventures.
Dengan dana itu pula, Yukka membangun jasa konsultan pemasaran digital bernama Boleh Dicoba Digital. Brodo memang terbilang sukses dalam membangun citra di media maya.
Yukka mulai bermain di perdagangan digital pada 2010, saat konsumen internet masih asik menggunakan media sosial sebagai media bercakap-cakap.
Lantas, bagaimana Brodo memulainya?
Brodo memulainya dengan nama merek yang unik. Membuat penasaran banyak pihak dan sempat dikira merek luar negeri yang saat itu bernama Brodo Footwear.
Brodo pun lihai memainkan cerita. Saat konsumen berkunjung ke website resminya untuk mencari tahu, Yukka hanya bercerita tentang impian dua insinyur yang membuat bisnis dari masalah pribadi tentang sepatu.
Tak ada strategi pemasaran yang tetap pada tiap periode perkembangan bisnis. Namun, yang tetap konsisten adalah menjaga kepercayaan pelanggan: konsumen berhak retur bila tidak puas.
“Pernah ada customer beli sepatu. Setelah tiga bulan belanja, sepatu itu tidak pernah dipakainya. Eh, saat dipakai, sepatu itu tidak muat, dan si pembeli ini minta tukar,” ujarnya.
Menjadikan pelanggan layaknya teman.
Jika hukum pemasaran mengenal The 4Ps alias ‘Product’, ‘Price’, ‘Place’, dan ‘Promotion’, Yukka menambahkan denagn 1 P lagi yakni ‘People’ serta CS alias ‘Customer Service’.
User Interface website pemesanan Brodo dibuat sangat frienldy. Konsumen seolah-olah melihat galeri foto fesyen daripada produk jualan.
Brodo menggunakan banyak media sosial dan berbagai sarana pendukung lainnya dengan tujuan yang berbeda-beda, yaitu:
Facebook: memberikan informasi tentang produk-produk baru. Instagram: menyuguhkan inspirasi penampilan dengan kesan kekinian. Twitter: membangun komunikasi yang interaktif dengan pelanggan.
Google Plus: menampilkan konten-konten informatif berupa infografis. Newsletter: informasi produk yang dikirim langsung ke pelanggan setiap tiga hingga empat kali sebulan.
Website: media e-commerce yang juga digunakan untuk berbagi artikel khas Brodo.
(zul)