LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden RI (Wapres) KH Ma'ruf Amin meminta agar venue-venue olahraga yang pernah dipakai untuk penyelenggaraan event besar di tingkat nasional dan internasional terus digunakan untuk kegiatan olahraga yang produktif.
“Venue-venue seperti Jakabaring (Asian Games 2018) dan yang di Papua (PON 2021) kemarin bagaimana dia bisa memainkan fasilitas yang ada agar tetap terpelihara dan digunakan untuk event-event untuk peningkatan prestasi olahraga,” kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya dikutip Kamis (8/9/2022).
Menurutnya, pola pemanfaatan venue olahraga yang cukup baik seperti di Jakabaring, diharapkan dapat menjadi role model bagi venue-venue olahraga lainnya.
Baca juga: Gandeng PT Freeport, Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy“Ini yang kita harapkan memang pengelolaan fasilitas olahraga sesudah event nasional dan internasional di daerah tetap terpelihara dengan baik,” tambah Ma'ruf Amin.
Sementara itu, Direktur Utama PT JSC Meina Paloh menyampaikan pengelolaan JSC saat ini tidak lagi menggunakan dana APBD, tetapi memanfaatkan venue-venue yang ada baik pertandingan olahraga maupun acara-acara lain.
“Jadi JSC dimanfaatkan tidak hanya untuk kegiatan olahraga tetapi juga kegiatan lain seperti konser musik, pertunjukan seni, pertemuan akbar, serta pesta pernikahan,” ujar Meina.
Meina mengungungkapkan, di dalam kawasan JSC terdapat Politeknik Olahraga di bawah naungan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri).
“Kemudian JSC juga melakukan kerjasama dengan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang. Jadi bagaimana mahasiswanya juga dapat belajar house keeping di Wisma Atlet JSC,” terangnya.
Baca juga: 3 Cara Tingkatkan Imunitas Agar Tubuh Tetap BugarMenurutnya, biaya operasional pengelolaan JSC yang luasnya 325 hektar mencapai 2,5 miliar setiap bulan. Sehingga, dia berharap berbagai stakeholder seperti Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat agar saling mendukung pengelolaan JSC.
“Kami perlu dukungan untuk saling sinergi. Karena kalau kita bicara (misalnya) hanya mengandalkan bantuan APBD Daerah cukup kecil, sehingga perlu juga dukungan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Meina juga mengharapkan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk perapihan venue-venue sebagai infrastruktur utama yang memerlukan pembiayaan besar.
“Kemudian untuk beberapa venue yang jarang digunakan seperti panjat tebing dan dayung, mohon pemerintah pusat dapat mengarahkan atlet-atlet nasional untuk latihan di JSC,” harapnya.
(sof)