Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home wisata halal detail berita

Desa Wisata Tebat Lereh, Tawarkan Potensi Wisata Alam dan Budaya

hasanah syakim Rabu, 14 September 2022 - 19:15 WIB
Desa Wisata Tebat Lereh, Tawarkan Potensi Wisata Alam dan Budaya
Desa Wisata Tebat Lereh menawarkan wisata alam yang indah dan kebudayaan setempat yang masih kental (foto: kemenparekraf)
LANGIT7.ID, Jakarta - Desa Wisata Tebat Lereh di Pagar Alam menjadi satu-satunya desa wisata di Sumatera Selatan yang masuk ke dalam 50 besar di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa wisata ini mempunyai daya tarik utama yakni wisata alam yang indah dan budayanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengapresiasi Desa Wisata Tebat Lereh di Pagar Alam, di mana desa wisata ini berada di area perbukitan sehingga mempunyai obkel wistaa mulai dari wisata alam, budaya, hingga kuliner yang digagas oleh para pemuda desa.

“Kami lihat daya tarik selain air terjun dan juga budaya yang luar bisa dengan produk ekonomi kreatifnya, kami akan terus mendukung dengan harapan desa wisata ini menjadi peluang usaha dan peluang kerja. Karena desa wisata ini digagas oleh para remaja, jadi harus kita apresiasi,” kata Sandiaga dalam keterangannya Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Ini 5 Kuliner Tradisional Khas NTT yang Wajib Dicoba

Menurut Sandiaga, Desa Wisata Tebat Lereh memiliki air terjun Cughup Napal Kuning yang menjadi primadona wisatawan, dengan ketinggian sekitar 8 meter dari permukaan sungai. Kemudian, penamaan Air Terjun Napal Kuning karena jalan menuju lokasi terbuat dari tanah napal dan liat.

"Dinamakan Air Terjun Napal Kuning karena jalanan yang dilalui untuk mencapai tempat ini adalah jalanan terjal dan licin yang terbuat dari tanah napal dan liat. Untuk mencapai air terjun ini ditawarkan paket wisata menggunakan motor ATV," terangnya.

Selanjutnya, terdapat juga agrowisata yang sebagian besar penduduk di desa ini bermata pencaharian sebagai petani, sehingga wisatawan dapat melihat langsung kegiatan bercocok taman di desa ini.

Selain itu, Sandiaga juga mengapresiasi masyarakat desa yang mengembangkan potensi desa wisatanya. Sehingga hal tersebut memperikan kesan yang seru dan menarik baginya sebagai daya tarik utama yang ditampilkan.

"Jadi, saya sudah melihat antusiame warga. Jadi ini pariwisata berbasis masyarakat juga. Ini masyarakatnya yang menopang, dan saya sangat mendukung terutama bagaimana mereka bisa melewati masa-masa sulit dengan ekonomi dengan kebersamaan, gotong royong ini dan saling kebersamaan terlihat sekali,” jelasnya.

Sandiaga juga berharap, Pagar Alam bisa bersinergi dengan Bengkulu Selatan agar keduanya dapat saling mendukung untuk pengembangan potensi destinasi wisata di masing-masing daerah.

Baca juga: Wisata Berbasis Sejarah dan Budaya jadi Daya Tarik Desa Hiang Tinggi

“Kita berharap Bengkulu Selatan bisa bersinergi karena destinasinya di sini, tapi harus ditopang oleh berbagai destinasi lainnya. Saya juga sudah bicara dengan Pak Walikota agar dapat membuat event, karena destinasi harus dilengkapi dengan atraksi. Mungkin tahun depan ada Festival Kopi Robusta,” tuturnya.

Desa Wisata Tebat Lereh ini berada tepat di Tebat Lereh Meringang, Kecamatan, Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)