Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home community detail berita

Jamu Santri Kediri Ini Diklaim Berkhasiat Sembuhkan Covid-19

ahmad zuhdi Sabtu, 14 Agustus 2021 - 15:30 WIB
Jamu Santri Kediri Ini Diklaim Berkhasiat Sembuhkan Covid-19
Ilustrasi jamu anticovid-19. Foto: Langit7.id/ iStock
LANGIT7.ID, Kediri - Jamu ramuan santri Pondok Pesantren Assa'idiyyah, Kelurahan Jamsaren, Kota Kediri, Jawa Timur, ternyata diklaim memiliki khasiat untuk menyembuhkan Covid-19. Meski masih perlu diuji secara medis, fakta khasiatnya sudah dibuktikan warga Desa Joho, Kediri.

Santri yang tergabung dalam Gerakan Santri Langgar Kulon (GSLK) rutin menyiapkan dan membagikan jamu bernama Wedang Nglaban tersebut kepada para penderita Covid-19. Tujuannya untuk membantu pemulihan mereka dari virus ganas tersebut.

"Kurang lebih tiga bulan yang lalu kami datang ke salah satu daerah di Kabupaten Jombang karena di sana warga yang terpapar Covid-19 kok sedikit dan akhirnya kami diberi resep wedang ini," kata Mbah Mamik, sapaan Koordinator GSLK, Gus Zainal Hamami, Sabtu (14/8/2021).

Jamu Santri Kediri Ini Diklaim Berkhasiat Sembuhkan Covid-19

GSLK Kediri bersama Relawan Tagana Kabupaten Jombang kemudian membuat ramuan jamu tersebut dengan melibatkan para santri Kiai Haji Moch Douglas Toha Yahya atau Gus Lik, pengasuh Pondok Assa'idiyyah di Kelurahan Jamsaren, Kota Kediri.

Jamu tersebut selanjutnya dibagikan kepada penderita Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di sekitar lingkungan pondok pesantren. Setiap penderita infeksi virus corona yang menjalani isolasi mandiri diberi Wedang Nglaban sebanyak 1,5 liter.

Mbah Mamik mengemukakan bahwa penderita Covid-19 yang mengonsumsi jamu tersebut mengaku mengalami perbaikan kondisi beberapa hari setelah minum jamu secara teratur.

"Mereka bilang kalau badannya jadi lebih enak digerakkan, makan juga lahap. Namun, kalau diminum bagi orang yang tidak terpapar atau sehat-sehat saja, ya layaknya minum jamu pada umumnya, ada rasa hangat. Itu uniknya," kata Mbah Mamik.

Para santri pun membagikan ilmu meracik jamu Wedang Nglaban kepada warga Desa Joho, Kecamatan Wates. Khasiatnya, penderita Covid-19 yang mengonsumsi jamu tersebut secara teratur mengalami perbaikan kondisi beberapa hari setelahnya.

Komposisinya, satu liter Wedang Nglaban dibuat dari rebusan 20 lembar daun buah srikaya, dua lembar daun jambu air, satu lembar daun pandan, jahe emprit dan kencur masing-masing 15 gram, lima butir kapulaga, dan gula aren secukupnya.

"Wedang ini menggunakan gula aren karena gula ini bersifat netral, tidak ada campuran bahan lain, dan tingkat keasaman tidak tinggi," katanya. Sumber: Antaranews.com

(jak)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)