LANGIT7.ID, Jakarta - Legenda Persija, Bambang Pamungkas mengomentari hengkangnya Ismed Sofyan dari Macan Kemayoran. Dia menyandingkan kisah ‘pengabdian’ Bang Haji di Persija serupa dengan pesepak bola top dunia seperti Del Piero, Iker Cassilas, hingga Lionel Messi.
Selama dua dekade Ismed mengenakan seragam Persija Jakarta dan membela Macan Kemayoran pada 300 lebih pertandingan.
Lalu, Sabtu (17/9/2022) pada Laga pekan ke-10 Liga 1 2022/2023 usai Persija Jakarta menjamu Madura United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ismed Sofyan, melakukan perpisahan terakhirnya sebagai pemain di depan Jakmania.
Baca juga: Hasil Liga 1: Persija Kalahkan Barito Putera dengan Skor Tipis 1-0Persija pun menyiapkan perpisahan yang akan dikenang selamanya untuk legenda bernomor punggung 14 itu. Video perpisahan Ismed diputar saat para pemain melakukan pemanasan dan pada menit ke-14 pertandingan berlangsung.
Persija pun memutuskan ‘memumikan’ nomor punggung 14. Direktur Persija, Ferry Paulus mengatakan bahwa nomor 14 tidak dapat lagi dipakai pemain lainnya di tim ibu kota.
Macan Kemayoran juga telah melabelkan Ismed sebagai legenda berkat kontribusi dan sumbangsihnya selama ini. "Sudah pasti nomor 14 Ismed dipensiunkan sebagai bentuk apresiasi terhadap legenda Persija," ujar Ferry, dikutip Rabu (21/9/2022).
Bambang Pamungkas selaku kawan akrab Ismed menuliskan senarai kenangan tentang Ismed Sofyan, sejak perjumpaan pertama sampai harapan. Menurut Bambang, Ismed merupakan salah satu ikon Persija Jakarta selain The Jakmania dan ibu kota.
Menurut Bambang, akan menjadi sesuatu yang sangat indah dan juga ideal jika dengan segala sumbangsih dan ikatan batin yang begitu erat, Ismed menjadikan Persija sebagai pelabuhan akhirnya, dalam pelukan the Jakmania. Namun, bola itu bundar, segalanya bisa terjadi.
Baca juga: Elkan Baggot hingga Egy Sudah Bergabung Latihan Timnas Indonesia“Di luar dugaan semua pihak, tanpa adanya mendung dan juga suara gemuruh dari langit, tiba-tiba tersiar kabar jika Persija dan Ismed Sofyan secara resmi sepakat untuk mengakhiri kerja sama profesional mereka.
Sebuah akhir cerita yang mengagetkan dan (saya yakin) sangat tidak mudah, baik bagi Persija terlebih lagi bagi Ismed Sofyan. Happy ending dari kisah keduanya yang tadinya sudah terbayang pun, seketika berubah menjadi twist ending,” tulis Bambang di blog pribadinya dikutip Rabu (21/9/2022).
Meski demikian, Bambang berharap putusnya hubungan profesional Persija Jakarta dengan Ismed Sofyan adalah yang terbaik bagi kedua belah pihak. Keputusan itu wajib dihargai.
“Lebih dari pada itu, dalam dunia sepak bola profesional toh sebenarnya kita sudah sering disuguhi dengan kisah-kisah yang kurang lebih sama,” kata Bambang.
Bambang menguraikan, siapa yang dulu berani bertaruh, jika Alessandro Del Piero akan mengakhiri karirnya di India bersama Delhy Dynamos dari pada di Juventus? Siapa yang menyangka, jika Iker Casillas akhirnya menuntaskan karirnya bersama FC Porto bukan di Real Madrid?
Siapa juga yang berani berpikir, jika Steven Gerrard memilih pensiun di LA Galaxi ketimbang di Liverpool? Atau yang paling menghebohkan, siapa yang dalam benaknya pernah terlintas atau berani (sekadar) membayangkan kepergian Leonel Messi dari Barcelona menuju Paris Saint-Germain?
Baca juga: Jordy Amat dan Sandy Walsh Disiapkan untuk Piala AFF 2022Belum lagi kisah Xavi Hernandez, Luis Figo, Raul Gonzalez, Gabriel Batistuta, Frank Lampard, Alessandro Nesta, Boaz Salossa, Haryono, Syamsul Chaeruddin dan masih banyak lagi. Beberapa contoh di atas sekali lagi membuktikan, jika dalam dunia sepak bola profesional “apa pun” bisa terjadi.
“Kembali ke Ismed Sofyan. Tanpa mengurangi rasa hormat atau mengecilkan sumbangsih siapa pun mantan pemain Persija dahulu atau pemain Persija saat ini, menurut saya Ismed adalah pemain Persija yang darahnya paling merah,” kata Bambang.
Dilansir Bolasport, Ismed Sofyan mengungkapkan bahwa ada beberapa klub yang sudah menghubunginya usai keluar dari Persija Jakarta. Salah satu klub yang tertarik dengan Ismed Sofyan adalah Persiraja Banda Aceh.
(sof)