Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 05 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Indonesia Juara Diabetes, Komisi IX Dorong Pengawasan Minuman Berpemanis

Muhajirin Rabu, 28 September 2022 - 19:48 WIB
Indonesia Juara Diabetes, Komisi IX Dorong Pengawasan Minuman Berpemanis
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, meminta pemerintah mengontrol serta mengawasi makanan dan minuman siap saji yang mengandung gula. Itu tidak terlepas dari status Indonesia yang memiliki penderita diabetes nomor lima di dunia.

“Ingat loh, Indonesia saat ini juara dunia nomor lima jumlah penderita diabetes,” kata Rahmad dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (28/9/2022).

International Diabetes Federation (IDF) melalui IDF Diabetes Atlas 2021 merilis data, tercatat 537 juta orang dewasa (20-79 tahun) di seluruh dunia hidup dengan diabetes. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta. Itu berarti prevalensi diabetes di Indonesia sebesar 10,6%.

Baca Juga: Diabetes Mengintai, Pemerintah Diminta Terapkan Cukai untuk Minuman Berpemanis

Menurut dia, kondisi tersebut harus dijadikan pengingat untuk menyelamatkan anak bangsa dari berbagai penyakit akibat kebanyakan mengonsumsi gula serta makanan dengan kadar gula tinggi.

Dia menjelaskan, diabetes merupakan ibu dari banyak penyakit kronis seperti gangguan jantung, gagal ginjal, stroke, dan lain sebagainya. Bahkan, penyakit tersebut bisa membebani APBN.

“Kenyataannya, setiap tahunnya, triliunan uang rakyat habis digunakan untuk cuci darah, jantung, stroke, maupun penyakit lainnya yang sebenarnya bukan penyakit menular. Kondisi seperti ini sangat membebani,” ujar Rahmad.

Rahmad menawarkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Dia meminta dinas kesehatan melalui puskesmas dan posyandu mengedukasi masyarakat secara masif dan konsisten terkait pola makan yang sehat.

“Masyarakat harus diedukasi bahwa mengonsumsi gula berlebih itu berbahaya bagi kesehatan. Masyarakat harus diingatkan, misalnya, anak-anak yang sudah mula terkena diabetes, saat menuju dewasa, mereka sangat rentan dan berisiko bakal menanggung penyakit lainnya yang ditimbulkan penyakit gula berkepanjangan,” tuturnya.

Baca Juga: Jangan Sembarangan Kasih, Ini Bahaya Minuman Manis untuk Anak

Salah satu langkah menyelamatkan masyarakat dari diabetes adalah mengimplementasikan Permenkes No.30/2013 tentang pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak Serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

Regulasi itu lalu diimbangi dengan kampanye pola hidup dan makan yang sehat, termasuk menghindari makanan berkadar gula tinggi. Aturan tersebut harus benar-benar dilaksanakan dengan kontrol dan pengawasan yang ketat.
“Dinas-dinas terkait harus dipastikan ikut mengontrol produk makanan cepat saji dan makanan olahan yang mengandung gula tinggi. Tentu saja, kalau ada produk yang tidak mengindahkan aturan harus diberikan sanksi yang tegas,” ungkap Rahmad.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 05 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)