LANGIT.ID, Jakarta -
Cokelat memiliki reputasi yang dikenal bermanfaat dan baik untuk kesehatan. Alasan inilah yang menjadikan pasar cokelat cukup diminati dalam skala global.
Menurut firma riset pasar, Statista, secara global
pasar cokelat tumbuh hampir 20 persen antara 2016 dan 2021. Dengan perkiraan pendapatan USD980 miliar pada 2021.
Cokelat terbuat dari biji pohon kakao, dan sering dikaitkan dengan makanan yang bisa mempengaruhi perasaan seseorang menjadi lebih gembira. Selain itu cokelat juga mampu menurunkan kadar kolesterol LDL atau lemak jahat.
Baca Juga: Selain Atasi Bad Mood, Ini Manfaat Lain Ngemil Sebatang CokelatNamun benarkah faktanya demikian?
Dokter ahli jantung dan pakar nutrisi di Tufts Friedman School of Nutrition Science and Policy, dr Dariush Mozaffarian mengatakan, kakao jelas terbukti baik bagi tubuh.
Namun, khasiatnya tergantung pada besaran kandungan kakao di dalam cokelat, serta campuran lain di dalamnya. Untuk itu, dia mengingatkan agar selalu memeriksa label pada produk cokelat
"Untuk manfaat kesehatan direkomendasikan memilih cokelat hitam (dark chocolate) yang mengandung setidaknya 70 persen kakao," kata dia seperti dilansir CNA Lifestyle, dikutip Rabu (2/11/2022).
Ada ragam manfaat kesehatan yang telah ditemukan dalam cokelat hitam, suplemen, maupun minuman kakao. Produk ini dapat dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah pada orang dewasa.
“Makan sedikit cokelat hitam setiap hari mungkin sangat baik untuk kita, dan akan membuat bahagia karena rasanya yang enak,” katanya.
Dalam beberapa studi observasional, mengonsumsi kakao dalam jangka panjang dapat menekan risiko terkena penyakit kardiovaskular tertentu. Namun untuk mendapatkan manfaat tersebut, perkiraan asupan hariannya rata-rata hanya 10 gram.
(bal)