LANGIT7.ID, Magelang - Rafting atau arung jeram bisa menjadi alternatif wisatawan yang hendak
berwisata air sekaligus memacu adrenalin.
Salah satu tempat rafting yang saat ini sedang menjadi favorit yakni tempat rafting di daerah Mungkid, Magelang, Jawa Tengah.
Di wilayah ini Sahabat Langit7 bisa mengarungi tiga sungai, dengan tingkat kesulitan dan karakteristik yang berbeda.
Ada tiga spot sungai yang biasa digunakan sebagai tempat rafting di antaranya Sungi Progo Atas, Sungai Progo Bawah, dan Sungai Elo. Dari ketiga sungai tersebut, Sungai Elo menjadi tempat yang paling dikenal wisatawan.
Baca juga: Pantai Rancabuaya, Destinasi Wisata Memikat di GarutDilansir dari visitjawatengah.jatengprov.go.id, Sungai Elo ini berada di Desa Pare, Blondo Mungkid, Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Sungai ini menjadi salah satu rekomendasi rafting di Jawa Tengah, terutama bagi wisatawan yang belum pernah melakukan rafting.
Sungai Elo dikenal memiliki tingkat kesulitan dan bahayanya yang rendah, termasuk bagi wisatawan yang belum bisa berenang. Sungai Elo juga dapat dijadikan sebagai tempat rafting bagi anak-anak dengan catatan harus didampingi orang dewasa.
Sungai ini memiliki panjang sekitar 12 kilometer sehingga di tempat wisata ini Sahabat Langit7 dapat menikmati berbagai keseruan, salah satunya aktivitas susur sungai bersama keluarga dengan waktu tempuh hingga 3 jam tergantung debit air sungai.
Selama aktivitas ini Sahabat Langit7 juga bisa merasakan keseruan menyusuri sungai, dengan arus yang cukup deras serta melewati rintangan dengan debiran ombak dari jeram.
Tak hanya itu, Sahabat Langit7 juga dapat merasakan sensasi keseruan perahu yang terjebak di antara rintangan bebatuan, serta merasakan sensasi terjebur ke sungai akibat perahu yang dinaiki terbalik.
Di kawasan wisata ini wisatawan juga diperbolehkan meloncat dari perahu dan berenang langsung saat melewati bagian arus sungai yang landai, dengan catatan mendapat izin dari pihak operator rafting.
Selanjutnya, saat kegiatan rafting di Sungai Elo ini Sahabat Langit7 dapat menikmati sajian kelapa muda, dan kudapan tradisional di tengah pengarungan. Sahabat Langit7 dapat beristirahat sejenak sembari menikmati suasana pemandangan alam yang asri di area berupa gubuk.
Baca juga: Ini Beragam Aktivitas Seru di Pantai Kejawanan CirebonSambil beristirahat, Sahabat Langit7 juga bisa bersantai sejenak sembari menikmati suasana sungai di bebatuan yang terdapat di pinggiran Sungai Elo. Setelah puas beristirahat, wisatawan dapat kembali melanjutkan pengarungan hingga ke titik finis yang ditentukan.
Tak perlu khawatir, selama pengarungan di
Sungai Elo, wisatawan akan dipandu oleh sopir perahu alias skeeper yang andal. Skeeper tersebutlah sekaligus menjadi guide selama aktivitas pengarungan.
Sebelum melakukan rafting wisatawan akan dibekali dengan alat dan perlengkapan arum jeram yang aman dan lengkap. Mulai dari pelampung, helm serta dayung. Sementera skeeper akan membawa peralatan penyelamatan.
Kendati demikian wisatawan juga perlu mempersiapkan diri dengan memakai pakaian yang nyaman. Termasuk tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan. Jangan lupa memakai alas kaki, seperti sandal outdoor demi keselamatan bersama.
Tarif rafting di Sungai Elo biasanya disesuaikan dengan paket trip yang disediakan, yaitu mulai Rp650 ribu per perahu maksimal 6 orang. Tarif ini sudah termasuk peralatan arung jeram, konsumsi berupa makan besar, kudapan, dan kelapa muda, retribusi, serta asuransi.
Banyak operator yang menyediakan jasa untuk rafting di Sungai Elo. Satu di antaranya Mendut Rafting. Lokasi basecamp Mendut Rafting berada tak jauh dari Candi Mendut. Sehingga wisatawan bisa menginap di basecamp pada malam harinya jika ingin melakukan pengarungan esok hari.
Disarankan waktu terbaik melakukan rafting di Sungai Elo ini adalah pada pagi hari. Apalagi jika debit airnya cukup tinggi, wisatawan akan merasakan keseruan saat memecah riak sungai yang besar.
(sof)