LANGIT7.ID, Jakarta - Sepertiga malam terkahir hingga Subuh merupakan waktu-waktu terbaik bagi ummat Islam. Dalam rentang waktu ini pula Aminah melahirkan Rasulullah shallalahu alaihissalam.
Al-Quran dan Nabi Muhammad melalui hadits-haditsnya menganjurkan seorang muslim memperbanyak ibadah dan doa pada pada waktu-waktu tersebut. Karena mustajab untuk berdoa, memohon ampun, dan mendapat curahan rahmat.
"Dirikanlah shalat sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam, dan dirikanlah pula Shalat Subuh, sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan malaikat." (Al Isra ayat 78).
BACA JUGA: Manfaat Membaca Surah Al-Waqiah, Bisa Jadi Wirid setelah SubuhRasulullah mengatakan, Allah menyebarkan rahmatnya pada waktu subuh. Banyak permintaan yang diberikan dan permohonan dikabulkan, serta juga Allah menyempurnakan nikmat kepada hamba-hambanya.
"Seusai Shalat Subuh janganlah kamu tidur, sehingga melalaikan kamu untuk mencari rejeki." (HR Thabrani)
Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah berkata bahwa siapa yang menunaikan Shalat Subuh, maka ia barada dalam jaminan Allah subhanahu wata ala. Karena itu, seorang muslim janganlah mencari jaminan lain selain Allah dengan sesuatu selain shalat.
"Yang pada saat kamu mendapatkannya justru kamu tergelincir ke dalam api neraka." (HR Muslim).
Diceritakan oleh Jarir bin Abdullah yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, suatu ketika para sahabat sedang duduk bersama Rasulullah. Purnama bersinar terang, cahayanya menghujani hamparan luas bumi.
"Sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian (di akhirat) sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya. Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah dalam melakukan shalat sebelum terbit matahari dan shalat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah."
(bal)