LANGIT7.ID - , Jakarta - Dewan Pembina
Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim mengatakan, Cinta Quran menerapkan metode khusus untuk dapat
membaca Al-Quran hanya dalam satu kali pertemuan.
Cinta Quran Foundation, lanjut Ustaz Fatih, menggunakan metode tahrir yang membutuhkan waktu delapan jam saja hingga siapapun lancar membaca Al-Quran.
Baca juga: Rumah Tahfidz Darul A'Shom Bantu Tunarungu Baca Alquran"Metodenya cuma sekali pertemuan selama delapan jam, masuk pagi keluar sore bisa baca," kata Ustaz Fatih kepada LANGIT7, di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2022).
Ustaz Fatih menyebut metode tersebut cukup ampuh dan sudah teruji. Sebab, Cinta Quran Foundation telah mencetak 100 ribu orang lebih yang mampu membaca Al-Qur'an hanya dalam satu kali pertemuan.
Dia pun mengingatkan, agar Al-Quran jangan sekedar dijadikan bacaan semata, namun juga harus dipahami lebih dalam untuk menumbuhkan rasa cinta dengan Al-Quran. Sehingga dapat menumbuhkan kebiasaan bertilawah di mana pun dan kapan pun.
"Orang yang hanya kenal Qur'an sebagai
pengusir setan, dijadikan bacaan karena kurang mengenal. Tapi kalau sudah kenal, oh ternyata Quran yang menyelamatkan hidup kita, buat
rumah tangga sakinah dan seterusnya, makinlah kita cinta maka kita akan mengejar di mana ada Qur'an," tandasnya.
Baca juga: DMI Prihatin, Banyak Umat Islam Indonesia Tak Bisa Baca AlquranSebagai informasi, Cinta Quran Foundation didirikan pada tahun 2013. Hingga saat ini telah memiliki alumni lebih dari 100 ribu orang. Serta memiliki visi sebagai lembaga independen yang terdepan mendakwahkan Al-Qur'an sebagai solusi dan inspirasi untuk negeri.
(est)