LANGIT7.ID, Jakarta - Saat melakukan perjalanan terutama menggunakan moda transportasi udara, yaitu pesawat, sebagian orang memilih untuk langsung berdiri begitu pesawat mendarat. Kendati dilarang, akan tetapi perilaku ini masih saja dilakukan dengan berbagai alasan.
Melansir dari
The Travel, Sabtu (8/10/2022), pintu pesawat belum terbuka sepenuhnya saat baru mendarat. Akan tetapi, banyak penumpang sudah berdiri dari tempat duduknya. Perilaku tersebut dinilai menganggu penumpang lainnya.
Baca Juga: Tak Perlu Lagi Tes PCR, Ini Aturan Baru Naik PesawatTerlebih, jika sebagian besar penumpang kurang memperhatikan kebersihan tempat duduk mereka. Sehingga makanan yang diletakkan sembarangan dan berserakan bahkan tercium sampai ke penumpang lain.
Hal tersebut juga akan menjadi perilaku menyebalkan. Terkadang, sempitnya ruang gerak di area tempat duduk semakin membuat orang-orang yang ada di dalam pesawat menjadi lebih stres.
Berdasarkan survei, sebanyak 35 persen menganggap perilaku ini mengganggu, dan membahayakan keselamatan penumpang satu dengan yang lainnya.
Berikut ini lima alasan sains, mengapa penumpang pesawat langsung berdiri, dan bergegas segera keluar sesaat setelah pesawat mendarat:
1. Penumpang Memilki Fobia KetinggianSebagian orang yang langsung berdiri setelah pesawat mendarat bisa jadi karena mereka memiliki fobia akan ketinggian, atau penerbangan. Hal tersebut dilakukannya sebagai upaya untuk mengatasi ketidaknyamanan emosionalnya.
Menurut sains, fobia terbang mirip dengan gangguan kecemasan di mana mereka takut pada tempat yang membuat mereka merasa tidak nyaman dan berdaya.
2. Berpikir akan Keluar Lebih CepatBanyak orang menganggap bahwa semakin cepat berdiri dari kursi menuju lorong pesawat, akan membantu mereka untuk turun dan membawa barang mereka keluar pesawat. Nyatanya, cara ini hanya berfungsi bagi 30 orang pertama sementara penumpang lain yang berada di belakang tetap akan mengantri saat turun dari pesawat.
3. Kesulitan Mengubah Kebiasaan BurukKebiasaan buruk kerap kali sulit untuk diubah dan ditinggalkan. Terlebih jika kebiasaan tersebut sudah mendarah daging dalam mentalitas dan naluri kehidupan seseorang.
Hal itu terbukti saat seseorang memiliki kebiasaan buruk seperti tergesa-gesa, sulit baginya untuk merubah perilaku tersebut. Apalagi jika penumpang tersebut sudah sejak lama punya kebiasaan berdiri dan bergegas turun.
4. Butuh PereganganSetelah melakukan perjalanan jarak jauh, biasanya penumpang membutuhkan peregangan termasuk perjalanan menggunakan pesawat. Sehingga berdiri menjadi salah satu cara agar penumpang merasa lebih baik secara fisik, peregangan ini kerap dilakukan di lorong pesawat.
5. Penumpang Lain Begitu LambatSalah satu yang menjadi alasan penumpang bergegas berdiri usai pesawat mendarat, yaitu mereka menganggap penumpang lain lambat. Beberapa penumpang mungkin saja memiliki jadwal pesawat lain yang hendak dikejar, sehingga lambatnya penumpang lain menjadi pembenaran atas perilakunya.
Baca Juga:
Etihad Airways Izinkan Kucing dan Anjing Duduk di Kabin Pesawat
Tarif Tiket Pesawat Melambung Tinggi, Menparekraf Buka Suara(asf)