LANGIT7.ID, Depok - Gempa bumi magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Banten, Ahad (9/10/2022) pukul 17.02 WIB.
Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
gempa berasal dari kedalaman 12 km, atau 26 km dari Barat Daya Bayah.
Wilayah dirasakan, dalam skala MMI, yakni III-IV Kab. Sukabumi, III Bayah, III Sukabumi, III Sagaranten, III Cianjur, III Panggarangan, III Ciptagelar, III Malingping, III Cihara, III Cibeber, III Cilograng, II-III Citeko, II-III Cisarua, II Pangandaran, II Ciputat, II Parung Panjang, II Pandeglang, II Majasari, II Serang, II Sawarna, II Tamanjaya, II Ujung Kulon, II Merak, II Tangerang, II Jakarta, II Depok.
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,5 di Bayah Terasa Cukup Keras di Sukabumi Menurut Ubay, salah satu warga Sawangan, Depok, getaran gempa ringan terasa di wilayah tersebut selama sekitar 15 detik.
“Terasa kira-kira 15 sampai 20 detik. Rasanya kok agak goyang, pusing-pusing sedikit, ternyata gempa. Saya sadar gempa karena lihat kopi di gelas goyang, saya panik lari ke luar,” kata Ubay, kepada Langit7.id melalui pesan singkat.
Hal yang sama dialami Rara, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tinggal di wilayah Kukusan, Depok. Dia turut merasakan guncangan gempa ini.
“Terasa banget gempanya. Saya tinggal di Indekos lantai dua kaget dan panik, langsung ke luar, teriak supaya teman-teman segera selamatkan diri. Ternyata mereka juga terasa. Kita terasa gempa di sini 20 detik mungkin,” ujarnya.
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Banten, Terasa hingga Jakarta Mengutip dari BMKG, gempa bumi ini tak berpotensi tsunami. Kendati demikian, warga diimbau waspada dengan kemungkinan gempa susulan.
“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis BMKG.
(sof)