Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Menparekraf Dorong Desa Wisata Kambo Optimalkan Potensi Atraksi Wisata

hasanah syakim Kamis, 13 Oktober 2022 - 11:48 WIB
Menparekraf Dorong Desa Wisata Kambo Optimalkan Potensi Atraksi Wisata
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Kambo, Palopo. (foto: Kemenparekraf)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong Desa Wisata Kambo agar meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan potensi atraksi wisata.

Saat mengunjungi Desa Wisata Kambo, Sandiaga terkesan dengan karakter geografis yang khas berupa wilayah pegunungan, lembah, dan dataran yang asri.

Desa Wisata Kambo berada di Kelurahan Kambo, Kecamatan Mungkajang, Kabupaten Palopo, Sulawesi Selatan. Desa wisata ini juga berhasil masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Baca juga: Pantai Nguluran Hadirkan Spot Foto Anti Mainstream bagi Wisatawan

“Selamat Desa Wisata Kambo berhasil masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik di ajang ADWI 2022. Saya sangat takjub," kata Sandiaga dalam keterangannya Rabu (12/10/2022).

Menurut Sandiaga, Desa Wisata Kambo memiliki pemandangan yang indah, epik serta ikonik, sehingga pemandangan tersebut menjadi daya tarik yang bisa dikemas dalam konsep sunrise dan sunset.

Daya tarik Desa Wisata Kambo juga beragam, seperti Puncak Sarangsarang yang menyuguhkan gumpalan awan yang menyelimuti kawasan puncak. Jungle trekking menuju Puncak Sarangsarang menampilkan keragaman hayati khas Sulawesi menjadi daya tarik wisata yang lain.

Selanjutnya, Kolam Renang Kambo Highland resort yang memberikan pengalaman berenang di dataran tinggi 531 mdpl, dengan dikelilingi pegunungan hijau dan lanskap resort yang estetik.

Dengan demikian, Sandiaga mendorong Desa Wisata Kambo untuk bisa menggarap potensi keindahan alam, budaya, hingga kekuatan produk ekonomi kreatifnya.

"Tujuannya, agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berdampak pada terciptanya lebih banyak lapangan kerja untuk masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Watu Paris, Wisata Keluarga yang Lagi Ngehits di Gunung Kidul

Lebih lanjut, Sandiaga menuturkan desa ini mempunyai puncak yang dapat melihat Kota Palopo dari atas, sehingga dapat dikemas dengan adanya romantic dinner. Kemudian, ecotourism trekking atau sport tourism.

"Nanti misalnya ada kegiatan lari, ataupun sepeda gunung yang bisa dikembangkan di sini,” tuturnya.

Tak hanya itu, Sandiaga juga mengagumi potensi seni dan budaya yang ada di Desa Wisata Kambo mulai dari Tarian Pajaga Lili, Seni Ma'gasing dan sebagainya.

Tarian Pajaga Lili, digunakan untuk penyambutan dan senda gurau para pemuda dan rakyat Luwu pada zaman lampau. Kemudian, Seni Ma’gasing, salah satu permainan rakyat menggunakan mainan gasing yang terbuat dari kayu bangkai pohon dan dimainkan oleh anak-anak atau pria dewasa.

“Kulinernya pun juga enak-enak, ada Sarabba Kambo, Gula Aren Kambo, Katekkan, dan Madu Trigona,” ujarnya.

Tak lupa, Sandiaga pun menyumbangkan beberapa peralatan camping dan CHSE kit sebagai peralatan penunjang kebersihan sebagai upaya pegembangan Desa Wisata Kambo.

“Beberapa daya tarik di sini juga ada camping ground, oleh karena itu tidak pakai lama, tidak mumet, tidak pakai ribet kita hadirkan sekarang sebagai penunjang pengembangan Desa Wisata Kambo,” ungkap dia.

Baca juga: Kampung Mataraman, Wisata Berkonsep Edukasi dan Budaya Agraris

Sementara itu, Wali Kota Palopo, Judas Amir menyampaikan rasa senangnya karena kehadiran Menparekraf ke Desa Wisata Kambo. Dia berharap kehadiran Menparekraf dapat membantu meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayahnya.

Amir juga menyampaikan Kota Palopo memiliki potensi lain yakni gelar ‘Kota Wisata Kesehatan. Sebab, menurutnya seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Palopo memiliki rest area.

“Kenapa diberi gelar ini? Karena seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Polopo memiliki rest area, tujuannya memberikan kesenangan kepada masyarakat,” kata Amir.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)