LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 7 tips untuk
merawat tanaman di musim hujan. Walaupun asupan air pada tanaman memang baik untuk pertumbuhannya, tapi bila berlebihan tentu berakibat buruk.
Apalagi tidak semua tanaman membutuhkan asupan air setiap hari. Nah, untuk itu penting bagi Sahabat untuk mengetahui perawatan tanaman saat
musim hujan.
Apa saja tipsnya? Melansir
timesofindia.com, berikut 7 tips merawat tanaman di musim hujan:
Baca Juga: 5 Tips Rawat Tanaman Hias Indoor agar Tidak Mudah Layu1. Pindahkan pot Hal ini berlaku bagi tanaman yang sebetulnya tidak membutuhkan banyak asupan air. Selain itu, memindahkan pot ke tempat yang tepat juga dimaksudkan agar tanaman mendapatkan air yang cukup dan tidak berlebihan akibat hujan deras.
Memindahkan pot tanaman ke tempat yang sedikit teduh juga penting agar tanaman tidak rusak karena hujan lebat. Juga mencegah terjadinya erosi pada tanah yang berada di dalam pot.
2. Buang air yang mengendapDi musim hujan seperti ini, Sahabat juga harus rutin mengecek pot tanaman yang banyak digenangi air. Buanglah air yang mengendap pada pot untuk menjaga tanah tetap dalam kondisi baik.
Perhatikan pula sistem drainase pada pot, seperti memiliki lubang pembuangan air yang cukup di bagian bawahnya. Buang juga air yang tergenang di bagian tatakan pot agar tidak menjadi sarang nyamuk.
3. Campur tanah di bagian atasAir hujan akan menyebabkan tanah pada pot menjadi gembur dan berlumpur. Untuk menjaga kondisinya tetap baik, Sahabat bisa mencampurkan tanah kering di bagian atasnya, sehingga dapat membantu penyerapan air lebih cepat.
4. Cacing di dalam potCacing bisa menjadi indikator tanah yang sehat dan subur. Nah, Sahabat bisa membiarkan cacing tanah yang berada di dalam pot tanaman, karena mereka membantu aerasi dan nitrasi tanah.
5. PupukHujan lebat akan membuat tanaman kehilangan nutrisi. Oleh karena itu, pupuk adalah ide terbaik untuk membantu kesuburan tanaman dan tanah.
Namun, Sahabat juga harus memperhatikan penggunaan pupuknya. Gunakanlah pupuk organik agar tanaman dan lingkungan menjadi lebih sehat dari zat kimia.
6. Faktor eksternalHujan yang disertai angin kencang biasanya akan menyebabkan tanaman roboh dan miring. Nah, Sahabat bisa menambahkan beberapa faktor eksternal seperti tongkat kayu untuk menjaga tanaman tetap tumbuh dengan baik dan tidak patah.
7. Kurangi frekuensi penyiramanTanaman yang terlalu banyak disiram, terutama selama musim hujan dapat menyebabkan busuk akar dan akhirnya mati. Untuk itu, Sahabat perlu mengurangi frekuensi penyiraman selama musim hujan.
Siramlah tanaman jika tanah bagian atas terlihat kering atau jika daunnya terkulai. Dengan begitu, pertumbuhan tanaman akan tetap berlangsung sehat dan sesuai dengan kondisi cuacanya.
(bal)