LANGIT.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah DKI Jakarta masuk kategori
siaga banjir pada Kamis 13 Oktober 2022.
Sistem
peringatan dini mencatat seluruh wilayah ibu kota akan diguyur hujan mulai sore hingga malam dnegan tingkat sedang hingga lebat.
BMKG memperkirakan wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masuk kategori siaga banjir. Sementara Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara masuk kategori waspada banjir.
Peringatan dini tersebut muncul setelah hasil analisis BMKG soal prakiraan berbasis dampak hujan lebat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada Kamis. Perkiraan tersebut mulai Kamis, 13 Oktober pukul 07.00 WIB hingga Jumat, 14 Oktober pukul 07.00 WIB.
Sebagai upaya antisipasi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memobilisasi tim siaga bencana untuk mengantisipasi potensi banjir.
Khususnya di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur setelah ada peringatan dini banjir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis.
"Upaya itu sesuai arahan BNPB, tidak jauh berbeda," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Kamis (13/10/2022).
Berdasarkan data BPBD DKI, di setiap kelurahan di DKI Jakarta terdapat 267 personel tim reaksi cepat yang dikerahkan untuk memantau dampak cuaca.
BPBD DKI juga memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan terkait curah hujan, tinggi muka air dan potensi risiko wilayah genangan.
Kemudian, menyiapkan tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan, menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan dan membantu evakuasi kelompok rentan.
Sesuai arahan BNPB, pihaknya juga mendorong masyarakat menyiagakan tim siaga bencana dengan memantau kondisi terkini lapangan dan koordinasi dengan aparatur desa, serta menyiapkan evakuasi.
Kemudian, menyelamatkan barang penting ke tempat aman, membatasi aktivitas di luar rumah. Jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho dan saluran air atau gorong-gorong.
Selanjutnya, menyiapkan tas siaga yang berisi makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga, melakukan evakuasi kelompok rentan serta menjaga protokol kesehatan.
(bal)