Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 03 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Perbedaan Harapan dan Ngarep, Kenali Ciri-Ciri Khususnya

Fifiyanti Abdurahman Senin, 17 Oktober 2022 - 13:27 WIB
Perbedaan Harapan dan Ngarep, Kenali Ciri-Ciri Khususnya
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Harapan merupakan pemikiran yang dimiliki setiap manusia dalam mengaktualisasikan tujuannya secara jelas. Menurut Founder High Performa Consulting, Harri Firmansyah harapan tidak dapat diartikan secara sembarangan.

Menurut Harri, harapan memiliki ciri tersendiri, di antaranya harus memiliki goal atau pemikiran yang didasarkan pada tujuan. "Harapan tanpa goal adalah bohong," kata Harri dalam acara daring bertajuk Menumbuhkan Harapan, Senin (17/10/2022).

Baca juga: Doa Haru 3 Artis saat Umrah, Harapan untuk Anak hingga Minta Jodoh

"Kita punya harapan besar tetapi tidak yakin untuk bisa mencapainya. Itu bukan harapan tetapi ngarep namanya. Ngarep itu tidak ada pikiran untuk goals-nya. Harapan itu bukan serta-merta harapan," tambahnya.

Dia melanjutkan, meskipun sudah berdoa tetapi jika tidak berpikir tujuannya, maka semua sia-sia. Karena itu harus diperjelas lagi tujuannya.

"Misal kita berdoa menjadi bermanfaat bagi orang lain, coba diperjelas bermanfaat bagi orang lain yang seperti apa. Supaya kita akan membuat diri menjadi bermanfaat dengan sebaik-baiknya bagi diri sendiri maupun orang lain. Jadi tidak hanya bermanfaat bagi orang lain saja, tapi diri sendiri juga," katanya.

Kedua, saat membuat harapan Anda juga harus memiliki pathways thinking atau alternatif-alternatif yang dibuat ketika satu cara mencapai harapan tersebut gagal.

Baca juga: Ulama Jadi Tumpuan Harapan dalam Perjuangan Merebut Kemerdekaan

"Jalur alternatif bukan cuma berpikir jalur A. Kalau tidak kejadian, kita lakukan jalur B dan seterusnya, tidak. Tetapi, ada tindakan dari kita untuk melihat tindakan itu tidak cocok, maka kita mencari tindakan dengan tahapan lain," katanya.

Ketiga, agency thinking, yakni motivasi yang menggerakkan orang menuju tujuan mereka. Pemikiran agensi dapat mencakup pemikiran seseorang tentang kompetensinya (saya bisa melakukannya), kemampuan (saya tahu bagaimana melakukan ini) dan kesiapan untuk bertindak (saya siap untuk mencoba).

"Kita memutuskan sesuatu karena kita melihat diri kita worth it atau layak," pungkas pria yang akrab disapa Kang Harri.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 03 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)