Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Menguatkan Umat Lewat Film-Film Kepahlawanan Muslim

Fifiyanti Abdurahman Kamis, 20 Oktober 2022 - 15:58 WIB
Menguatkan Umat Lewat Film-Film Kepahlawanan Muslim
Film Kingdom of Heaven. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap seniman memiliki cara sendiri dalam menyuarakan isi hati, salah satunya melalui sebuah karya baik itu karya tulis, maupun video seperti film, dan lainnya.

Begitupun dengan para penikmat yang memiliki pemikiran tersendiri dalam menginterpretasikan karya itu. Seperti yang terjadi pada Direktur PPTQ Insan Utama Yogyakarta, Ustaz M. Yusuf Ibrahim.

Tak hanya itu, ia juga mengajak umat Islam melihat kekuatan dari karya tersebut. Terlebih ketika mengisahkan tentang perlawanan umat muslim terhadap penjajah.

Baca juga: Ini Rekomendasi 7 Film Islam Turki untuk Tontonan Akhir Pekan

Menurut Ustaz Yusuf, semangat mengilmui dan memperjuangkan Islam sangat mudah bangkit dan membara pada saat kehormatan muslim sedang dizalimi dan ditindas. Terlebih yang menindas memiliki keyakinan yang berbeda.

"Setidaknya ini yang kurasakan," ujar Ustaz Yusuf dikutip dari Instagram resminya @mysfibrahim, Kamis (20/10/2022).

Dia lalu menceritakan terkait dua karya perlawanan muslim yang membuatnya mendapatkan kesan tersendiri ketika menonton maupun membacanya.

"Film Omar Mukhtar: The Lion of the Desert, adalah film perlawanan muslim pertama yang pernah kutonton semasa SMA dan buku Fiqh Daulah Karya Syeikh Al Qaradhawi rahimahullah sebagai buku pertama yang kugandrungi dengan cukup serius," ucapnya.

"Sejujurnya, apa yang tertayang dan terbaca dari dua karya itu, telah memberi kesan tersendiri. Bahwa Islam hanya bisa berdiri tegak dengan persatuan umat (di atas ilmu, iman, amal) dan kemurnian jihad (dalam maknanya yang luas)," lanjut Ustaz Yusuf.

Lebih lanjut, dia mengatakan sesuai dengan fitrahnya, manusia menginginkan merdeka dari segala bentuk keterjajahan. Manusia juga menginginkan kemakmuran, senang, dan berbahagia bersama tanpa dikapitalisasi pemikiran menyesatkan dan kepentingan harta benda.

Baca juga: Bukan Cuma Film, Kondisi Ini Pernah Dialami Umar bin Khattab

"Islam menawarkan buah dari kepercayaan yang paripurna dan inilah yang menguatkan kita," tuturnya.

Seperti keluarga Yasir radhiyallahu anhum bertahan dengan gagah terhadap siksa, atau Bilal yang kokoh keyakinannya sekalipun batu besar menindihnya. Islam memberi mereka energi yang tidak dapat diterjemahkan mata dan hati yang sedang sakit.

"Islam memberi mereka tambahan nyawa untuk sekali lagi membuktikan kesungguhan diri," katanya.

Ustaz Yusuf lalu memberikan rekomendasi film tentang perang. Menurutnya, perang merupakan cara paling akhir untuk mewujudkan kebenaran dan kesungguhan iman seorang muslim di medan juang.a juga:

"Bagi yang merasa gelisah atau merasa tak berbangga menjadi muslim, tontonkan film-film rekomendasiku (Bilal, Sultan Agung, Fatih 1453, Kingdom of Heaven, Lion Of The Desert dan lainnya). Maaf kalau nuansanya selalu tentang perang. Tapi entah kenapa rasanya, 'perang' adalah cara paling akhir untuk mewujudkan kebenaran dan kesungguhan iman kita di medan juang. Sebab kesungguhan manusia, sangat diuji saat nyawa menjadi taruhannya," pungkasnya.

Baca juga: Jelang Festival Film Venice dan Toronto, Film Autobiography Rilis Trailer

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)