LANGIT7.ID, Jakarta - Pemain basket legendaris National Basketball Association (NBA) asal Amerika Serikat Bill Russell, meninggal dunia pada Minggu (31/7/2022) di usia 88 tahun. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga melalui akun Twitter pribadinya @RealBillRussel.
"Dengan berat hati kami ingin menyampaikan kepada semua teman, penggemar, dan pengikut Bill, bahwa Bill Russell, pemenang paling produktif dalam sejarah olahraga Amerika, meninggal dengan tenang hari ini di usia 88 tahun, bersama istrinya, Jeannine, di sisinya. Pengaturan untuk upacara peringatannya akan segera diumumkan," dikutip dari @RealBillRussel, Selasa (2/8/2022).
Pria bernama lengkap William Felton Russell merupakan seorang pensiunan pemain bola basket di Amerika Serikat, yang bermain di posisi center untuk Boston Celtics di Liga NBA.
Baca juga: Aulia Putri-Nur Ferry Pradana, Pasutri Para-Atletik Peraih EmasBill lahir pada 12 Februari 1934 di Amerika Serikat dari pasangan Charles Russell dan Katie.
Bill banyak menorehkan prestasi antara lain dua kali juara NCAA (National Collegiate Athletic Association), kapten tim Olimpiade AS peraih medali emas, 11 kali juara NBA, dan memimpin dua kejuaraan NBA sebagai pelatih kepala kulit hitam pertama dari tim olahraga profesional Amerika Utara.
Selain itu, Bill juga pernah mendapatkan serangkaian penghargaan individu seperti penghargaan untuk pemain paling berharga Final NBA Bill Russell pada tahun 2009.
Meskipun meraih banyak kemenangan atau penghargaan, hal tersebut tidak membuatnya besar kepala. Terbukti dengan aktifnya Bill dalam perjuangan-perjuangan untuk membantu orang-orang tertindas.
"Dari memboikot permainan eksibisi tahun 1961 hingga membuka kedok diskriminasi yang terlalu lama ditoleransi, hingga memimpin kamp bola basket terintegrasi pertama di Mississippi setelah pembunuhan Medgar Evans yang mudah terbakar, juga aktivisme puluhan tahun yang akhirnya diakui dengan menerima Presidential Medal of Freedom pada tahun 2010," tulis di akun Twitternya.
Berpulangnya Bill meninggalkan duka bagi keluarga dan kerabanat dekat. Dalam kesempatan itu, disebutkan bahwa istri Bill, Jeannine mengucapkan terima kasih atas perhatian dan doa-doa dari pendukungnya.
Baca juga: Aris Wibawa Persembahkan Emas Pertama Tim Para-Renang Indonesia"Mungkin Anda akan mengingat kembali satu atau dua momen emas yang dia (Bill) berikan kepada kita, atau mengingat tawa khasnya saat dia senang menjelaskan kisah nyata di balik bagaimana momen-momen itu terungkap," katanya.
"Dan kami berharap setiap dari kita dapat menemukan cara baru untuk bertindak atau berbicara dengan komitmen Bill yang tanpa kompromi, bermartabat, dan selalu konstruktif terhadap prinsip. Itu akan menjadi kemenangan terakhir, dan abadi," pungkasnya.
(sof)