Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home global news detail berita

Perjalanan Karier Eks Ketua KPK Antasari Azhar Semasa Hidup

lusi mahgriefie Sabtu, 08 November 2025 - 15:10 WIB
Perjalanan Karier Eks Ketua KPK Antasari Azhar Semasa Hidup
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar. Foto: Ist
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Nama Antasari Azhar begitu dikenal sebagai sosok yang gigih memberantas korupsi dan namanya begitu terkenal ketika menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 18 Desember 2007-11 Oktober 2009. Bagaimana perjalanan karier Antasari, berikut profil singkatnya.

Antasari lahir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 18 Maret 1953. Ia merupakan anak ke-4 dari 15 bersaudara, anak dari pasangan H. Azhar Hamid, S.H. dan Hj. Asnani (alm.). Ayah dari Antasari Azhar pernah menjabat sebagai kepala kantor pajak di Bangka Belitung.

Dalam hal karier, Antasari memulainya dengan bekerja di BPHN Departemen Kehakiman (1981-1985). Kemudian ia diterima menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (1985-1989).

Setelah itu, dia menjadi Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang (1989-1992), Kasi Penyidikan Korupsi Kejaksaan Tinggi Lampung (1992-1994), dan kemudian Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (1994-1996).

Baca juga: Eks Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia, Shalat Jenazah Digelar Ba'da Ashar

Kemudian, Antasari mulai merasakan posisi puncak dengan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja (1997-1999).

Karirnys terus melaju hinga ia mulai berkarier di jajaran Kejaksaan Agung. Tahun 1999, ia menjadi Kasubdit upaya hukum pidana khusus Kejaksaan Agung, Kasubdit Penyidikan Pidana khusus Kejaksaan Agung (1999-2000) dan terakhir Kepala bidang hubungan media massa Kejaksaan Agung (2000).

Jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (2000-2007) yang membuat namanya pertama kali dikenal secara luas di publik.

Lalui Ia terpilih sebagai Ketua KPK pada 18 Desember 2007-11 Oktober 2009, mengungguli calon lainnya yaitu Chandra M. Hamzah dengan memperoleh 41 suara dalam pemungutan suara yang dilangsungkan Komisi III DPR.

Kiprah Antasari sebagai Ketua KPK langsung mencuri perhatian setelah KPK mebuat gebrakan di antaranya menangkap Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani dalam kaitan penyuapan kasus BLBI Syamsul Nursalim. Kemudian juga penangkapan Al Amin Nur Nasution dalam kasus persetujuan pelepasan kawasan hutan lindung Tanjung Pantai Air Telang, Sumatera Selatan.

Namun pada tanggal 11 Oktober 2009, Ia diberhentikan secara tetap dari jabatannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, setelah diberhentikan sementara pada tanggal 6 Mei 2009.

Pada 11 Februari 2010 Antasari divonis hukuman penjara 18 tahun karena terbukti bersalah turut serta melakukan pembujukan untuk membunuh Nasrudin Zulkarnaen,namun kasus ini menjadi kontroversi karena masyarakat Indonesia meyakini adanya kriminalisasi KPK, di mana Antasari sangat gigih berjuang untuk membersihkan Indonesia dari praktik KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) melalui KPK.

Baca juga: Profil Ustadz Yahya Waloni, Mantan Pendeta yang Meninggal Dunia saat Khutbah

Mengenai kehidupan pribadi, beberapa tahun silam Antasari Azhar sempat dirawat di rumah sakit karena indikator gula darahnya melonjak.

Antasari meninggal dunia dan tutup usia pada umur ke-72 tahun. Jenazahnya disalatkan di Masjid Asy Syarif. Hal ini dikonfirmasi kuasa hukum Almarhum, Boyamin Saiman melalui pesan tertulis. "Betul, barusan konfirmasi ke pengurus Masjid Asy Syarif memang akan diselenggarakan salat jenazah Pak Antasari bakda Asar," katanya.

Boyamin juga meminta masyarakat mendoakan almarhum Antasari Azhar. Dia juga mendoakan keluarga Antasari tabah.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)