LANGIT7.ID, Jakarta - Gaya arsitektur masjid di Indonesia sangat beragam, tak hanya memadukan nuansa lokal saja tapi juga internasional. Salah satunya Masjid An Nurumi yang berlokasi di Jalan Raya Yogya-Solo Kalasan Sleman, Yogyakarta.
Masjid ini memiliki luas 700 meter persegi dengan sembilan menara berkubah dan warna beraneka ragam. Sepintas masjid ini mirip dengan bangunan bersejarah di Moscow Rusia, tak heran jika kemudian tempat ibadah umat Islam ini juga dikenal juga dengan nama Masjid Kremlin.
Banyak orang juga berdatangan untuk sslat dan istirahat sejenak sembari melepaskan letih dan penat. Bahkan Masjid An Nurumi menjadi tempat wisata religi dengan daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Baca Juga: Tafakkur Alam Melalui Masjid Kubah 99 Asmaul Husna di Makassar Tak sedikit dari warga lokal yang menyebut masjid ini sebagai masjid permen karena warna eksteriornya yang unik. Sembilan menara berkubah dengan warna yang beraneka ragam dan terlihat mencolok, memiliki makna tentang Wali Songo yang telah menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa.
Masjid An Nurumi didirikan pada 2005 dan pengerjaannya selesai selama dua tahun. Tanggal pengerjaannya dimulai pada jam tujuh pagi tanggal tujuh bulan tujuh. Masjid unik ini diresmikan oleh Sultan Hamengkubuwono X dan digagas oleh seorang pengusaha ayam goreng bernama Hj Nur Indarti.
Selain sebagai sarana ibadah, masjid ini juga kerap menjadi tempat persinggahan musafir yang kebetulan melintas di kawasan perbatasan antara Jawa Tengah dan DIY. Keunikan dari gaya arsitekturnya pun membuat para pelancong mengabadikan momen dengan berfoto bersama bangunan masjid.
Meski ukuran masjid tidak terlalu besar tetapi banyak berjasa memberikan keteduhan bagi para pengendara yang ingin beristirahat sejenak dan menjalankan ibadah sebelum melanjutkan perjalanan.
Baca Juga: Pengalaman Guru Besar UIN saat Nyantri: Suka, Duka, dan Bersejarah(zhd)