LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 2 tips sukses
berbisnis online. Kiat ampuh ini dibagikan Founder sekaligus CEO IDmarcom, M Fariz Ragil Ramadhani, yang menjalankan bisnis digital agency.
Menurutnya, di zaman digitalisasi ini menuntut setiap
bisnis harus bisa beradaptasi. Untuk itu, ada tips khusus bagi mereka agar bisa sukses dalam mengembangkan bisnis onlinenya.
Dhani, sapaan akrabnya, mengungkapkan ada dua tips yang bisa dilakukan ketika menggunakan platform
media sosial dalam bisnis. Apa saja itu? Berikut ulasannya:
Baca Juga: 5 Cara Memulai Bisnis Online bagi Pemula, Modal Minim1. KonsistensiAlumni pondok pesantren di Sidogiri, Jawa Timur ini mengungkapkan, hal paling utama ketika menggunakan platform media sosial untuk bisnis adalah konsistensi.
"Jujur saya ada lebih dari 10.000 klien, dan saya sudah mendapatkan insight. Bahwasannya yang paling utama itu bukan konten atau modal, tapi konsistensi," katanya saat dihubungi
Langit7 belum lama ini.
Menurutnya, pebisnis online akan sulit mengembangkan brand ketika tidak konsisten. Adapun konsisten ini mencakup promosi, story di media sosial, menyapa pelanggan, dan lainnya.
"Bahkan hanya dengan konsisten, penjualan produk bisa naik tanpa iklan.
Jadi jangan ingin mencapai kesuksesan bisnis itu secara instan, karena semuanya perlu keuletan dan konsistensi," tambahnya.
2. Waktu Muslim 28 tahun ini mengungkapkan, pelaku bisnis harus mau mengorbankan banyak waktu demi bisnisnya bisa berkembang signifikan. Menurutnya, tidak ada kata libur untuk memajukan bisnis.
"Jangan terlalu berleha-leha ketika memutuskan untuk berbisnis. Kalau boleh jujur, saya pun tidak pernah libur dan itu yang harus dipahami ketika berbisnis online," katanya.
Kendati demikian, bukan berarti seorang pebisnis tidak memiliki waktu untuk menikmati hari libur. Namun, mereka harus selalu siap memantau pergerakan bisnisnya di mana pun dan kapan pun.
"Tidak apa bila mau berlibur tapi tetap awasi bisnisnya. Seperti akses penjualan dari smartphone atau selalu bawa laptop saat liburan. Begitu juga saya yang selalu cek kondisi bisnis, target, dan lainnya," katanya.
(bal)