LANGIT7.ID-Coba lihat perusahaan Kongo Gumi yang berdiri pada tahun 578 dan tempat pemandian Nishiyama yang berdiri pada tahun 705 di Jepang. Lebih dari 1000 tahun umurnya. Tapi masih eksis.
Lihat juga tempat pemandian Aga Hamami yang berdiri pada tahun 1454 dan produsen simbal Zildjian yang berdiri pada tahun 1623 di Turki (lalu pindah ke Amerika). Ratusan tahun umurnya.
Pernah saya juga mengunjungi toko roti di Bath City, Inggris, yang umurnya sekitar 400 tahun. Sumitomo? Sama, 400 tahun. BRI, BTN, GE, Matsushita, Nokia, dan Siemens lebih dari 100 tahun.
Tapi, adakah yang bertahan LEBIH LAMA daripada itu? Ada. Apa namanya? Amal jariyah. Bayangkan. Kita beramal sekali, dapat pahala berkali-kali, bahkan berterusan. Menyenangkan tho?
Amal Jariyah = Anak + Sedekah + Ilmu
Kurang-lebih seperti itu. Yang dimaksud anak di sini nggak harus anak kandung. Bisa jadi anak angkat, anak asuh, atau anak didik.
Intinya:
- kita berkontribusi atas kehidupan seseorang
- mengantarkan orang itu menjadi lebih soleh
- mengantarkan orang itu menjadi lebih cerdas
- mengantarkan orang itu menjadi lebih sehat
- sehingga hidupnya membaik dunia dan akhirat
Beruntunglah para guru dan ulama. Muridnya banyak. Insya Allah berpotensi jadi amal jariyah. Karena sangat penting, bantu share tulisan ini ya.
Nah, manusia modern jarang punya anak yang banyak. Kita bukan pula guru dan ulama. Tapi kabar baiknya, kita tetap bisa meraih amal jariyah. Dengan apa? Empat huruf yang mirip-mirip. Apa itu? Ajak. Ajar.
Ajak + Ajar = Amal Jariyah
Ya, selagi ajakan dan ajaran itu kebaikan. Tidak terkecuali pada bisnis. Sering saya sampaikan pada mitra-mitra:
- Ajak orang-orang untuk berbisnis.
- Ajarkan bahwa dagang itu bagian dari sunnah.
- Ajarkan soal menghasilkan dan menafkahi keluarga.
- Ajak dan ajarkan soal berbagi kepada sesama.
- Ajak dan ajarkan soal umrah, haji, dan wakaf.
Insya Allah lima kebaikan ini jadi amal jariyah. Bahkan amal jariyah yang sangat besar. Walaupun kita bukan ulama, bukan ilmuwan, bukan hartawan. Di sini, kita berusaha menjadi magnet kebaikan sekaligus distributor kebaikan. Siap? (*/saf/Ippho Santosa)
(lam)