LANGIT7.ID, Demak - Mangrove Babalan berada di Kabupaten Demak. Destinasi wisata ini diresmikan pada 2018 dengan keunikan sebagai
ekowisata berbasis konservasi alam.
Jika Sahabat Langit7 ingin berwisata ke sana, aksesnya cukup mudah. Jika dari Demak Kota, kemudian melanjutkan perjalanan ke Wedung-Bungo- Menco sampai Desa Babalan. Sementara jika dari arah Kudus, atau Jepara, jalurnya melewati Pecangaan-Kedungmalang-Babalan.
Wisata ini menawarkan tracking sepanjang 300 meter yang berada di areal hutan mangrove seluas 900 meter persegi. Dengan fasilitas tracking, pengunjung tidak harus khawatir terkena lumpur. Hutan mangrove tersebut berada di pesisir laut.
Baca juga: Pemandian Batu Putiah, Wahana Pemandian Mata Air AlamiYa, Wedung merupakan salah satu kecamatan di Kota Wali yang berada di pesisir pantai. Karena keberadaan pohon bakau ini sekaligus juga berfungsi untuk mencegah abrasi. Oleh penduduk setempat, selain digunakan untuk mengantisipasi tergerusnya daratan, juga dioptimalkan untuk pariwisata.
Potensi hutan bakau yang rimbun sebagai kawasan konservasi mangrove ini kemudian yang memunculkan ide untuk dikembangkana menjadi destinasi wisata. Desa Babalan sendiri, sudah mengeluarkan dana Rp100 juta untuk pengembangan destinasi tersebut.
Di satu sisi bisa mendapatkan income bagi pengelola dari masyarakat setempat melalui pemberdayaan ekonomi , selain itu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut ambil bagian dalam konservasi alam.
Baca juga: Menikmati Kuliner Sate Klathak Khas YogyakartaUntuk menuju ke areal hutan Mangrove, wisatawan harus menggunakan jasa perahu. untuk biaya sewa perahu misal 10 orang, setiap orang dibebani biaya Rp5.000. Sementara, biaya masuknya saat awal dibuka Rp2.000/orang. Kemungkinan di tahun 2022 sudah tarifnya sudah naik.
Jam buka Tracking Mangrovo Babalan dari mulai jam 08.00-17.00 WIB. Di sana juga memiliki spot-spot foto yang menarik dan sangat instagramable. Misal kamu suka memancing, pengeloa wisata juga tidak melarang untuk melempar joran di sana.
“Di sini ada juga spot-spot memancing yang bagus, selain tracking berkeliling hutan mangrove,” tutur Rohmad, koordinator Sibat PMI Desa Babalan.
Sibat merupakan kependekan dari Siaga Bencana Berbasis Masyarakat binaan PMI Demak. Tracking Mangrove Babalan dikelola oleh Sibat.
(sof)