LANGIT7.ID, Jakarta - Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Hilmar Farid menjelaskan
Festival Film Indonesia (FFI) adalah komponen penting dalam ekosistem perfilman di Tanah Air.
Menurutnya, tak hanya ekosistem perfilman akan tetapi juga ekosistem kebudayaan, sebab saat ini film berperan besar bagi kehidupan.
"Apa yang telah dilakukan Festival Film Indonesi, telah membantu pemerintah dalam membuat kebijakan-kebijakan. Kita sudah bisa lihat kebutuhan apa yang harus ada di dunia perfilman," kata Hilmar dalam konferensi pers di Kemendikbudristek dikutip Ahad (13/11/2022).
Hilmar menyebut, berbagai karya terbaik yang dipilih di FFI ini, dapat menjadi sumber pembelajaran literasi di sekolah di mana para siswa bisa mendapatkan pelajaran mengenai film-film terbaik dari tahun ke tahun.
Baca juga: Komite Festival Film Indonesia 2022 Umumkan Nama Dewan Juri"Target capaian Kemendikbud Ristek juga menumbuhkan kebudayaan yang berakar dalam karya anak bangsa," ungkap Hilmar.
Hirmal mengatakan, FFI menjadi tolak ukur pencapaian film di Indonesia dari berbagai aspek. Mulai dari segi artistik, produksi dan hingga penerimaan dari masyarakat.
Lebih lanjut, Hilmar juga berharap setelah Indonesia dilanda pandemi Covid-19, penyelenggaraan FFI tahun 2022 ini akan lebih meriah dari tahun sebelumnya.
(sof)