Profil Timnas Ekuador: Revolusi Alfaro di Piala Dunia 2022
fajar adhityaRabu, 16 November 2022 - 20:17 WIB
Skuad Ekuador tiba di Qatar (foto: instagram/ @latriecu)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pertandingan pembuka Piala Dunia 2022 akan mempertemukan Qatar vs Ekuador pada 20 November mendatang. Ajang piala dunia ini menjadi yang keempat sepanjang keikutsertaan Ekuador setelah absen pada Piala Dunia 2018 di Rusia.
Ekuador masuk dalam Grup A bersama Qatar, Senegal, dan Belanda. Di bawah asuhan Gustavo Alfaro yang berhasil mengeluarkan potensi terbaik dari setiap pemainnya, target pertama La Tri adalah mencari jalan keluar dari tekanan di Grup A.
Tim Amerika Latin ini punya potensi lebih baik dibanding 16 tahun lalu. Ketika itu, mereka mencapai babak 16 besar setelah finis di belakang tuan rumah dengan mengalahkan Polandia dan Kosta Rika pada babak penyisihan grup Piala Dunia 2006 di Jerman.
Ekuador harus meningkatkan permainan di sepertiga akhir jika ingin lolos ke babak gugur. Lawan mereka harus duduk dan memperhatikan: Ekuador memiliki potensi untuk membuat impresi serius di Piala Dunia FIFA 2022.
Piala Dunia 2022 juga membawa gengsi yang besar bagi Alfaro, ahli taktik berusia 60 tahun yang berasal dari Argentina. Mengawali karier manajerial di tanah airnya, Alfaro berhasil mengambil alih tim Ekuador di titik terendah setelah mereka gagal lolos ke Piala Dunia FIFA 2018 Rusia.
Penunjukan Gustavo Alfaro mewakili pertemuan dua pihak yang terluka, dengan keinginan untuk membalas dendam. Setelah mengawal kesuksesan besar Boca Juniors dari ruang istirahat, masa tugas Alfaro tiba-tiba berakhir.
Penyebabnya, tim yang berbasis di Buenos Aires ini tersingkir dari Copa Libertadores 2019, menyusul kekalahan dari musuh abadi mereka, River Plate, di babak semifinal.
Alfaro telah memicu revolusi besar dalam pengaturan tim nasional Ekuador. Dia kembali menarik beberapa pemain yang telah kecewa dengan La Tri dan mempercayakan kebangkitan tim pada pemain muda.
Di sini, klub Independiente del Valle menghasilkan sumber bakat baru yang sangat kaya untuk dipilih Alfaro. Antusiasme yang menular dari wajah-wajah baru, bersama dengan kehadiran beberapa pemain berpengalaman seperti Enner Valencia, dikombinasikan dengan pendekatan taktis pragmatis Alfaro, membentuk tim yang sangat kompetitif.
Masa tugas Gustavo Alfaro di kursi panas Ekuador bertepatan dengan kebangkitan Moises Caicedo. Gelandang ini merupakan sosok yang paling menonjol di tim nasional dan pasti akan menjadi salah satu pemain muda paling cemerlang yang berlaga di Piala Dunia.
Caicedo telah membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta paling menarik di Liga Premier Inggris. Seorang pemain serba bisa, anak muda ini mampu beroperasi sebagai gelandang box-to-box, di mana ia mampu mendikte tempo permainan.
Juru taktik itu juga membangun soliditas pertahanan yang apik sambil membangun kreativitas bermain dengan memicu bakat alami pemain. Ekuador terbukti menjadi paket kejutan di babak kualifikasi zona Conmebol.
Skuad Ekuador di Piala Dunia 2022: Kiper: Moises Ramirez, Hernan Galíndez, Gonzalo Valle, Alexander Dominguez
Belakang: Piero Hincapie, William Pacho, Jackson Porozo, Xavier Arreaga, Fernando leon, Pervis Estupinan, Diego Palacios, Angelo Preciado, Byron Castillo
Tengah: Carlos Gruezo, Jhegson Mendez, Patrickson Delgado, Moises Caicedo, Jose Cifuentes, Alan Franco, Jeremy Sarmiento, Nilson Angulo
Depan: Romario Ibarra, Gonzalo Plata, Angel Mena, Anthony Valencia, Michael Estrada, Enner Valencia, Djorkaeff Reasco
Jadwal Ekuador di Piala Dunia 2022:
1.Ekuador vs Qatar 20 November pukul 23.00 WIB 2.Ekuador vs Belanda 25 November pukul 23.00 WIB 3.Ekuador vs Senegal 29 November pukul 22.00 WIB