LANGIT7.ID, Lombok Utara - Perwakilan delegasi
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali mengunjungi Desa Wisata Genggelang untuk melakukan kegiatan sosial dan pendidikan, serta pelestarian lingkungan. Desa wisata ini berada di Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara, Hakamah mengatakan sejumlah perwakilan delegasi G20 ini berasal dari Ukraina, Polandia, Argentina, Denmarkz Australia serta Brasil.
Menurutnya, kedatangan para delegasi KTT G20 ke desa wisata didampingi oleh pejabat dari Pemerintah Provinsi NTB, termasuk dirinya.
"Mereka tertarik ke daerah ini karena Desa Genggelang merupakan salah satu dari enam desa wisata di Kabupaten Lombok Utara," katanya dikutip Kamis (17/11/2022).
Baca juga: Presiden IOC Beri Sinyal Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036Lebih lanjut, Hakamah menyebut Desa Wisata Genggelang juga mempunyai kelompok relawan pemuda peduli lingkungan dan kebencanaan serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
"Oleh sebab itu, kedatangan mereka juga didampingi oleh Yayasan Environment and Climate Change Organization (ECCO), yakni organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang lingkungan," ujarnya.
Hal tersebut kata Hakamah juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda mengenai pentingnya pelestarian lingkungan, serta mendorong pembangunan berkelanjutan.
Yayasan ECCO melaksanakan program ECCO Idea Fest 2022 dan ECCO Trip untuk tamu internasional (Delegasi G20) dengan agenda Workshop ECCO Idea Fest 2022, mengunjungi desa dan menanam pohon.
"Perwakilan delegasi G20 itu melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi NTB terkait penggunaan kendaraan listrik dalam rangka menjaga iklim dunia," ujarnya.
Baca juga: Diplomasi Mangrove Ala Presiden Jokowi di KTT G20Tak hanya itu, para
delegasi G20 tersebut juga siap memberikan beasiswa gratis, kepada putra-putri terbaik NTB. Beasiswa tersebut diberikan bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri, khususnya di Polandia. Kemudian, siap membantu pendidikan bagi anak-anak di NTB.
Perwakilan delegasi itu juga tertarik dengan sektor pertanian yang banyak di produksi di NTB, seperti jagung dan cokelat. Termasuk juga kuliner khas Kabupaten Lombok Utara, seperti sate tanjung yang bisa diekspor ke luar negeri.
"Para perwakilan delegasi itu siap untuk membeli produk-produk unggulan daerah NTB, tentunya diteliti terlebih dahulu. Selain itu perwakilan delegasi G20 tersebut juga mengunjungi destinasi wisata Air Terjun Kerta Gangga," terangnya.
(sof)