LANGIT7.ID, Nusa Dua - Presiden
Joko Widodo (Jokowi) mengajak pimpinan delegasi, termasuk kepala negara dan kepala pemerintahan menanam benih mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar. Penanaman mangrove merupakan bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Teuku Faizasyah menuturkan kegiatan berlangsung dalam suasana santai. Presiden Jokowi dan para tamu negara yang ikut serta tampak mengenakan kaus berkerah warna putih lengan panjang dengan logo G20 di dada kiri.
"Acara tersebut memang sudah menjadi agenda resmi
KTT G20," kata Teuku Faizasyah dalam keterangannya, Rabu (16/11/2022).
Baca Juga: Indonesia Dinilai Mampu Hadirkan Kehangatan di Tengah Ketegangan G20Pada sesi penanaman, para pemimpin negara berbaris di bibir undakan kayu dengan bibit
mangrove masing-masing. Secara serempak mereka memasukkan bibit ke lubang yang disediakan dan menutupnya menggunakan cangkul.
Presiden Jokowi diapit Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di sisi kanan dan Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen di sisi kiri. Turut hadir pula PM Jepang Fumio Kishida, PM Australia Anthony Albanese, PM Italia Giorgia Meloni, PM Spanyol Pedro Sanchez, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Belanda Mark Rutte, dan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva.
Setelah menanam bibit, Jokowi mengajak tamu negara berkeliling Tahura Ngurah Rai. Keakraban dan suasana santai terlihat sepanjang mereka berkeliling, di mana para pemimpin delegasi saling bertukar teman berbincang.
Presiden Jokowi misalnya, tampak beberapa kali berbincang dengan Presiden Amerika Serikat (AS)
Joe Biden. Sementara itu, Narendra Modi juga tampak berbincang santai dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz.
Baca Juga: Jokowi Serahkan Presidensi G20 ke PM India Narendra ModiJokowi juga mengajak para pemimpin melihat lokasi penangkaran bibit mangrove. Bahkan, Jokowi tampak beberapa kali berjongkok mengambil dan memperlihatkan bibit bakau kepada para tamu.
Acara penanaman mangrove bersama ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengatasi perubahan iklim global yang sesuai dengan tema G20 'Recover Together, Recover Stronger'. Mangrove dikenal mampu menyerap karbon, memproteksi daratan dari erosi, menjadi hunian biota laut, dan mencegah abrasi laut.
Indonesia sendiri adalah negara dengan hutan mangrove terluas di dunia dengan luas mencapai 3,63 juta hektare (Ha) atau 20,37 persen dari total dunia. Menyusul Brasil di posisi kedua dengan 1,3 juta Ha, lalu diikuti Nigeria (1,1 juta Ha), Australia (0,97 juta Ha), dan Bangladesh (0,2 juta Ha).
Baca Juga:
Sandiaga: KTT G20 Tingkatkan Perekonomian Bali Hingga 8,1 Persen
Presiden Jokowi Ajak Delegasi KTT G20 Tanam Mangrove(gar)